Warga Nigeria resah atas ancaman militer Trump

3 months ago 32

Moskow (ANTARA) - Penduduk Nigeria berada dalam situasi genting setelah Presiden AS Donald Trump mengancam melakukan tindakan militer di negara itu karena dugaan penganiayaan terhadap umat Kristen, Washington Post melaporkan.

Sebelumnya, Trump menuduh otoritas Nigeria melakukan kejahatan kepada umat Kristen, mengancam akan menghentikan bantuan Amerika jika keadaan tidak membaik, dan mengindikasikan AS dapat campur tangan di negara Afrika itu.

Warga Nigeria mengaku merasa bingung sekaligus takut, dan orang-orang di seluruh negeri berusaha memahami ancaman Presiden Donald Trump, demikian menurut laporan tersebut.

Surat kabar itu mencatat bahwa dalam obrolan grup dan jejaring sosial, warga Nigeria bereaksi keras terhadap pernyataan Trump, merasa bingung dengan pernyataannya.

Menurut Washington Post, mantan Senator Nigeria Shehu Sani memperingatkan bahwa operasi AS di Nigeria dapat memicu krisis agama dan etnis di negara Afrika tersebut.

Sebelumnya, Kepala Pentagon Pete Hegseth menyatakan bahwa departemennya, atas perintah Trump, sedang mempersiapkan tindakan terhadap Nigeria.

Ajudan presiden Nigeria, Daniel Bwala, mengatakan bahwa pemimpin Nigeria Bola Tinubu dan Presiden AS Donald Trump mungkin akan bertemu minggu depan di Gedung Putih atau di Nigeria untuk membahas situasi seputar perlindungan umat Kristen dari serangan teroris.

Sumber: Sputnik

Baca juga: Trump ancam Nigeria dengan aksi militer soal umat Kristen

Baca juga: 30 orang tewas, 40 terluka akibat ledakan truk tangki BBM di Nigeria

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |