Indonesia Kaya promosikan pemakaian kebaya lewat Padel Berkebaya

1 hour ago 1

Jakarta (ANTARA) - Indonesia Kaya mempromosikan pemakaian kebaya melalui kegiatan Padel Berkebaya, yang memadukan upaya untuk melestarikan kebudayaan dengan kegiatan olahraga padel.

Acara Padel Berkebaya yang dilaksanakan di Bounce, Jakarta, pada Sabtu (7/2), mencakup pasar kebaya, acara musik, dan kegiatan olahraga.

Menurut siaran pers penyelenggara yang dikutip pada Senin, pasar kebaya dan perlengkapan pendukungnya serta penampilan DJ Ninda dan DJ Neysa dihadirkan dalam acara tersebut.

Padel Berkebaya dihadiri oleh figur publik dengan gaya hidup aktif yang mencintai kebaya seperti Ririn Ekawati, Anastasia Siantar, Ola Harika, Noi Aswari, dan Kushandari Arfanidewi (Kelinci Tertidur).

"Saya merasa kebaya jadi lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, bukan hanya untuk acara formal. Buat saya, ini pesan yang indah untuk generasi muda: kita bisa mencintai budaya dengan cara kita sendiri, tanpa harus kehilangan gaya dan karakter," kata Ririn.

"Kalau kebaya bisa hadir di lapangan padel, artinya kebaya memang hidup dan siap berjalan bersama zaman," ia menambahkan.

Direktur Program Indonesia Kaya Renitasari Adrian mengatakan bahwa Padel Berkebaya digelar untuk menunjukkan bahwa kebaya bisa hadir di ruang-ruang yang dekat dengan kehidupan generasi muda, baik dalam acara formal maupun aktivitas yang menyenangkan.

Acara Padel Berkebaya diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak perempuan untuk melihat kebaya sebagai bagian dari keseharian mereka.

"Kami berharap semakin banyak anak muda yang merasa akrab dan percaya diri mengenakan kebaya dalam berbagai kegiatan," kata Renitasari.

"Bukan karena kewajiban budaya, tetapi karena rasa memiliki. Karena kita ketika perempuan bergerak dengan kebaya, di situlah budaya benar-benar hidup," katanya.

Promosi pemakaian kebaya merupakan bagian dari upaya untuk melestarikan warisan budaya bangsa sekaligus menggerakkan roda perekonomian.

Renitasari menyampaikan bahwa peningkatan pemakaian kebaya akan berdampak positif terhadap usaha para perajin, desainer, pelaku ekonomi kreatif, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Baca juga: KBRI Roma apresiasi promosi kebaya Indonesia di Italia

Baca juga: Masyarakat diajak untuk hidupkan kebaya sebagai identitas bangsa

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |