Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Irene Umar mengapresiasi acara aktivitas olahraga yang diselenggarakan WMNLyfe yakni WMN Sun Sweat Party yang mengombinasikan gaya hidup aktif, sehat, serta inklusif yang dikemas melalui pendekatan event ekonomi kreatif.
"Kegiatan ini menunjukkan bagaimana komunitas, fesyen, musik, dan pengalaman event dapat menyatu dengan sangat baik, sekaligus menciptakan ruang interaksi yang positif dan relevan bagi gaya hidup masyarakat,” kata Irene dalam keterangan pers yang diterima, Senin.
WMN Sun Sweat Party menyuguhkan berbagai aktivitas olahraga seperti fun run 5K, padel, dan tenis yang dikemas dalam suasana komunitas dan hiburan.
Baca juga: Yokohama Fun Run 2025 ajak tingkatkan kesadaran pada aritmia
Kegiatan ini diikuti lebih dari 3.000 peserta dari berbagai komunitas perempuan dan juga memadukan unsur fesyen, musik, serta pengalaman event, sehingga menciptakan ruang interaksi yang mendorong partisipasi aktif dan kebersamaan antar peserta.
Wamen Ekraf Irene menambahkan bahwa kegiatan seperti WMN Sun Sweat Party merupakan contoh kolaborasi dalam ekosistem ekonomi kreatif, di mana berbagai unsur dapat saling terhubung dan memperkuat satu sama lain.
"Hari ini bukan soal siapa yang paling cepat, tapi tentang menikmati lari bersama, suasana sore, dan saling menyemangati,” ujar Wamen Ekraf Irene.
Baca juga: Serunya berlari dengan kostum bajak laut pada Ajang Big Pirate Run
Kolaborasi lintas komunitas dan subsektor seperti ini dinilai sejalan dengan upaya penguatan ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth melalui pendekatan gaya hidup dan partisipasi publik.
Ke depan, model kegiatan seperti WMN Sun Sweat Party diharapkan dapat terus dikembangkan dan direplikasi di berbagai kota di Indonesia sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi kreatif berbasis komunitas.
Baca juga: Kemkomdigi hadirkan "fun run" ajak warga aktif dan tak terjerat judol
Baca juga: Pegiat wisata tawarkan kegiatan alam bebas di lereng Gunung Slamet
Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































