Usaha kulit kayu manis mulai pulih pascabencana di Agam Sumbar

3 hours ago 2
  • Minggu, 22 Februari 2026 16:18 WIB

Penampung memindahkan kulit kayu manis (Cinnamomum burmannii) kering dari atas mobil di tempat penampungan kulit manis miliknya, Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, Agam, Sumatera Barat, Minggu (22/2/2026). Penjualan kulit kayu manis yang dipasarkan ke beberapa negara Asia dan Eropa dari daerah itu mulai berangsur pulih dalam sebulan terakhir setelah terhubungnya beberapa titik jalan yang putus dan terban akibat bencana banjir bandang dan longsor pada akhir November 2025 lalu. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/nz

Penampung memindahkan kulit kayu manis (Cinnamomum burmannii) kering dari atas mobil di tempat penampungan kulit manis miliknya, Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, Agam, Sumatera Barat, Minggu (22/2/2026). Penjualan kulit kayu manis yang dipasarkan ke beberapa negara Asia dan Eropa dari daerah itu mulai berangsur pulih dalam sebulan terakhir setelah terhubungnya beberapa titik jalan yang putus dan terban akibat bencana banjir bandang dan longsor pada akhir November 2025 lalu. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/nz

Penampung menunjukkan kulit kayu manis (Cinnamomum burmannii) kering di tempat penampungan kulit manis miliknya, Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, Agam, Sumatera Barat, Minggu (22/2/2026). Penjualan kulit kayu manis yang dipasarkan ke beberapa negara Asia dan Eropa dari daerah itu mulai berangsur pulih dalam sebulan terakhir setelah terhubungnya beberapa titik jalan yang putus dan terban akibat bencana banjir bandang dan longsor pada akhir November 2025 lalu. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/nz

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |