TNI bangun jembatan di Bener Meriah percepat pemulihan wilayah bencana

4 hours ago 1

Banda Aceh (ANTARA) - Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam membangun jembatan bailey di Desa Karang Rejo, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, guna mempercepat pemulihan wilayah pascabencana.

Komandan Kodim 0119/Bener Meriah Letkol Inf Ahmad Fauzi dalam keterangan diterima di Banda Aceh, Minggu, mengatakan pembangunan jembatan bailey merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan rakyat, khususnya dalam kondisi pascabencana.

"Pembangunan jembatan bailey menjadi prioritas untuk mendukung mobilitas warga. Bencana hidrometeorologi yang terjadi akhir November 2025 sempat memutus akses transportasi masyarakat. Kehadiran kembali jembatan diharapkan membuka akses antarwilayah pascabencana," katanya.

Prajurit yang terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut di antaranya dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0119/Bener Meriah, Batalyon Zeni Konstruksi 13/Karya Etmaka, serta Detasemen Zeni Tempur 3/Agni Tirta Dharma.

Baca juga: Untuk mitigasi bencana, Bener Meriah berharap bisa bangun gudang Bulog

Ia mengatakan prajurit bekerja tanpa henti agar jembatan ini segera bisa dilintasi dan aktivitas masyarakat dapat segera pulih, meskipun sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

"Walau menjalankan ibadah Ramadhan, para prajurit tetap menunjukkan dedikasi dan loyalitas tinggi dalam melaksanakan tugas membangun jembatan," kata Ahmad Fauzi

Pekerjaan di antara penyiapan fondasi jembatan, perakitan rangka baja, hingga proses pemasangan dan penguatan struktur. Seluruh pekerjaan dilakukan secara cermat dan penuh kehati-hatian guna memastikan kualitas konstruksi tetap terjaga serta aman saat digunakan nantinya.

"Jembatan bailey ini diharapkan menjadi solusi sementara yang efektif hingga pembangunan jembatan permanen dapat direalisasikan oleh instansi terkait. Kehadiran jembatan bailey ini dapat memulihkan aktivitas perekonomian masyarakat pascabencana," kata Ahmad Fuazi.

Baca juga: Mendagri: Dukungan Kementan penting untuk pemulihan sawah di Aceh

Suryadi (45), warga Desa Karang Rejo, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas percepatan pembangunan jembatan bailey tersebut yang dikerjakan prajurit TNI.

Menurut dia, akibat bencana membuat jembatan lama rusak, sehingga masyarakat terpaksa memutar dengan jarak cukup jauh untuk menjangkau pasar, sekolah, dan fasilitas umum lainnya.

"Kami terbantu dengan adanya pembangunan jembatan ini. Selama ini kami kesulitan mengangkut hasil kebun dan aktivitas lainnya karena harus menempuh jalan alternatif yang jauh, sehingga menambah biaya dan waktu tempuh," katanya.

Ia mengatakan keberadaan jembatan tersebut juga menjadi simbol kuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi serta bangkit dari dampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bener Meriah.

"Kami berharap pembangunan jembatan bailey di Desa Karang Rejo segera rampung dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam memperlancar mobilitas dan mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana bencana," kata Suryadi.

Baca juga: Polda Aceh percepat pembangunan jembatan untuk akses 7.000-an warga

Baca juga: Warga waspadai sungai yang melebar pascabencana banjir di Aceh Timur

Baca juga: Mendagri: Sejumlah masalah masih perlu ditangani dalam pemulihan Aceh

Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |