Bantul usulkan 60 sekolah ke Kemendikdasmen untuk direvitalisasi

3 hours ago 2

Bantul (ANTARA) - Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengusulkan sebanyak 60 sekolah baik sekolah dasar (SD) maupun sekolah menengah pertama (SMP) ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk dilakukan revitalisasi pada tahun 2026.

"Untuk usulan revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026 ke Kemendikdasmen yang SD kita usulkan sebanyak 42 sekolah, kemudian yang SMP yang kita usulkan ada 18 sekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Bantul Nugroho Eko Setyanto, di Bantul, Minggu.

Menurut dia, puluhan sekolah diusulkan untuk dilakukan revitalisasi pemerintah karena kondisi sekolah yang sudah mengalami kerusakan. Selain itu, juga perlu penambahan sarana dan prasarana sekolah agar dapat menunjang kegiatan pembelajaran siswa.

"Revitalisasi satuan pendidikan itu adalah program untuk penanganan sarana prasarana yang ada di sekolah, kalau pada tahun 2025 revitalisasi sudah terlaksana, sementara yang tahun 2026 sudah kita usulkan," katanya.

Dia mengatakan, pemilihan sekolah untuk direvitalisasi itu telah melalui pertimbangan yang dilakukan bersama Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul, agar satuan pendidikan tersebut menjadi prioritas dan layak untuk direvitalisasi.

Baca juga: Revitalisasi sekolah 2026 sasar 71.446 satuan pendidikan

"Beberapa hari lalu saya rapat di Bappeda terkait dengan sekolah rusak yang ada di Bantul, karena dari pusat banyak sekali program baik lewat revitalisasi yang dari kementerian maupun reguler, kemudian ada yang dari banpres (bantuan presiden)," katanya.

Selain ke kementerian, kata dia, rencana pengusulan revitalisasi satuan pendidikan juga disampaikan ke pemerintah pusat, mengingat masih ada sekolah yang perlu dilakukan perbaikan, karena kondisinya yang sudah lama tidak dilakukan perbaikan.

"Itu sekarang masih kita sisir, sekolah-sekolah mana yang memang layak untuk diusulkan. Intinya itu. Akan tetapi sekolah yang rusak berat itu nanti yang jadi prioritas untuk kita usulkan," katanya.

Nugroho mengatakan, program revitalisasi satuan pendidikan di Bantul juga sudah dilakukan pada 2025, dengan sasaran sebanyak 12 sekolah dasar, delapan SMP dan 23 taman kanak-kanak (TK). Yang diusulkan naik sekolah negeri maupun swasta.

Baca juga: Mendikdasmen prioritaskan perbaiki sekolah rusak akibat bencana

"Kalau yang 2026 masih menunggu verifikasi dari pusat mana saja yang akan direvitalisasi, kita sudah mengusulkan. Kalau kategori kita lihat dari Dapodik (Data Pokok Pendidikan) itu bisa dilihat sarana prasarana di setiap sekolah itu kondisinya seperti apa, apakah rusak ringan atau berat," katanya.

Pewarta: Hery Sidik
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |