UPI kembangkan aplikasi bahasa isyarat hijaiyah bagi siswa tunarungu

2 weeks ago 6

Kota Bandung (ANTARA) - Sekelompok mahasiswa program studi Ilmu Komputer Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengembangkan aplikasi pembelajaran bahasa isyarat huruf hijaiyah berbasis Android bernama Sign Quran untuk membantu siswa tunarungu belajar secara lebih interaktif.

Ketua tim pengembang Sign Quran, Raffi Adzril Alfaiz mengatakan aplikasi itu dikembangkan karena metode pembelajaran huruf hijaiyah bagi siswa tunarungu masih terbatas dan cenderung pasif.

“Kami melihat siswa tunarungu kesulitan belajar huruf hijaiyah karena media yang ada kurang interaktif. Dari situ kami berpikir bagaimana teknologi bisa memberikan umpan balik langsung atas gerakan mereka,” kata Raffi di Bandung, Kamis.

Raffi menjelaskan aplikasi tersebut diuji coba pada siswa tunarungu di SLBN A Citereup, Kota Cimahi, Jawa Barat, dengan memanfaatkan teknologi pengenalan gerakan tangan yang memberikan umpan balik secara langsung kepada pengguna.

Ia mengatakan dalam pengembangannya, aplikasi Sign Quran dilengkapi dengan sistem machine learning dan deep learning berbasis convolutional neural network (CNN) untuk mengenali gerakan tangan pengguna.

“Selain aplikasi Android bagi siswa, tim juga mengembangkan laman pemantauan berbasis web untuk guru,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyebut pihaknya telah mencoba langsung bersama siswa tunarungu dengan menunjukkan aplikasi tersebut mampu meningkatkan rasa percaya diri dan pemahaman siswa dalam mempelajari huruf hijaiyah melalui bahasa isyarat.

Sementara itu, Dosen pembimbing studi Ilmu Komputer UPI Herbert Siregar menilai inovasi tersebut memiliki nilai lebih karena menggabungkan kemampuan teknis dengan kepedulian sosial terhadap kelompok berkebutuhan khusus.

“Inovasi ini tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mewujudkan akses pendidikan yang lebih inklusif,” katanya.

Ke depan, Herbert berharap aplikasi Sign Quran dapat terus dikembangkan dan diterapkan lebih luas di sekolah luar biasa guna mendukung pembelajaran agama yang ramah bagi siswa tunarungu.

Baca juga: Akademisi UPI dorong kolaborasi sebagai kunci mitigasi iklim

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |