Jakarta (ANTARA) - Manchester United membidik catatan enam laga beruntun tanpa kekalahan ketika menghadapi Everton pada pertandingan Liga Inggris di Old Trafford, Selasa (25/11) dini hari WIB.
“Kami harus berpikir untuk menjadi enam laga tanpa kalah, tapi tidak cukup hanya tanpa kalah,” kata Amorim dikutip dari laman resmi klub, Senin.
Dia mengatakan bahwa hasil seri melawan Nottingham Forest dan Tottenham Hotspur masih menyisakan rasa frustrasi.
Laga ini menjadi kesempatan bagi skuad asuhan Ruben Amorim untuk kembali ke jalur kemenangan setelah dua hasil imbang beruntun.
Pelatih Portugal itu menekankan standar di Manchester United menuntut tim untuk menang, bukan sekadar menjaga rekor positif. Ia menyebut torehan imbang pada dua laga sebelumnya belum mencerminkan level performa yang diharapkan.
United sebelumnya mencatat tiga kemenangan atas Sunderland, Liverpool, dan Brighton dalam rangkaian lima laga tanpa kekalahan. Hasil tersebut mengangkat kembali kepercayaan diri tim setelah periode tidak stabil pada awal musim.
Meski demikian, Amorim menyatakan dirinya tetap waspada bahwa performa tim dapat berubah dengan cepat mengingat ketatnya persaingan di Liga Inggris. Ia menyebut kewaspadaan itu penting untuk menjaga urgensi dalam setiap sesi latihan.
“Saya selalu punya perasaan itu,” ujarnya ketika ditanya apakah laju positif ini menandai berakhirnya periode sulit. Ia menilai setiap pertandingan Premier League memiliki risiko besar karena seluruh tim berpotensi meraih kemenangan.
Amorim menegaskan bahwa United kini lebih siap menghadapi berbagai tantangan, namun enggan memastikan bahwa masa-masa sulit telah tertinggal sepenuhnya di belakang.
“Saya tidak suka mengatakan badai sudah berakhir, tapi kami lebih siap,” ujarnya.
Jika United dapat mengamankan tiga poin melawan Everton, mereka berpotensi melesat ke posisi empat klasemen sementara dari kondisi saat ini di peringkat 10.
Baca juga: Klasemen Liga Inggris: Arsenal unggul enam poin di puncak
Penerjemah: Aditya Ramadhan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































