Pemkab Bogor turunkan alat berat tangani 73 rumah terendam

3 hours ago 1
Kami tidak menunggu kewenangan. Karena menyangkut keselamatan orang banyak, apa yang bisa kami lakukan terlebih dahulu akan kami kerjakan,

Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menurunkan alat berat untuk menangani banjir yang merendam 73 rumah warga di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakanmadang, akibat luapan aliran kali usai hujan berintensitas tinggi.

Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Kamis, mengatakan, wilayah Cijayanti kerap terdampak banjir setiap kali hujan deras sehingga diperlukan langkah cepat untuk mencegah kejadian berulang.

“Setiap hujan deras, air meluap dan masuk ke jalan. Sejak tadi malam kami sudah menurunkan alat-alat milik Dinas Pekerjaan Umum untuk melakukan penanganan,” kata Rudy Susmanto.

Ia menjelaskan, Pemkab Bogor juga mengerahkan sarana pendukung lain seperti kendaraan amfibi dan tongkang untuk mempercepat proses normalisasi sungai, setu, serta pembersihan drainase di lokasi terdampak.

Baca juga: Kolaborasi Bogor-Bekasi berhasil cegah banjir besar Bojongkulur

Rudy menegaskan, meski kewenangan pengelolaan sungai berada pada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan instansi terkait lainnya, pemerintah daerah tetap mengambil langkah awal demi keselamatan masyarakat.

“Kami tidak menunggu kewenangan. Karena menyangkut keselamatan orang banyak, apa yang bisa kami lakukan terlebih dahulu akan kami kerjakan,” ujarnya.

Rudy menambahkan, Pemkab Bogor juga melakukan pembersihan dan pembukaan saluran air secara rutin di berbagai wilayah sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari ke depan.

“Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat dan meminimalisir risiko banjir kembali,” kata Rudy.

Baca juga: Petugas gabungan normalisasi saluran Kali Bogor Marunda cegah banjir

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor M Adam Hamdani melaporkan banjir terjadi pada Rabu (11/2) sekitar pukul 16.30 WIB di Kampung Babakan Cicarewed, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang.

Menurut laporan kaji cepat BPBD, hujan deras dengan durasi cukup lama menyebabkan Kali Cijayanti meluap dan merendam permukiman warga dengan ketinggian air bervariasi antara sekitar 50 sentimeter hingga 160 sentimeter.

“Total terdapat 73 rumah terdampak banjir dengan 72 kepala keluarga atau 255 jiwa. Dari jumlah tersebut, empat rumah mengalami rusak sedang dan satu rumah rusak ringan,” kata Adam.

Ia merinci, rumah rusak sedang tersebar di RT 04 dan RT 05, sementara satu rumah rusak ringan berada di RT 03 akibat tembok dapur jebol. BPBD memastikan tidak ada korban jiwa, tidak ada warga mengungsi, serta tidak terdapat fasilitas umum yang rusak.

Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |