Ubed tambah amunisi tunggal putra Indonesia di babak utama BAC 2026

12 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Tunggal putra Indonesia Mohammad Zaki Ubaidillah menambah kekuatan sektor tunggal putra Merah Putih di babak utama Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2026 setelah lolos dari babak kualifikasi di Ningbo Olympic Sports Center, China, Selasa.

Pemain yang akrab disapa Ubed tersebut memastikan tiket ke babak utama setelah meraih dua kemenangan meyakinkan, masing-masing atas Dmitriy Panarin asal Kazakhstan dengan skor 21-9, 21-11 serta Bharath Latheesh dari Uni Emirat Arab 21-11, 21-10.

“Hari ini saya bersyukur, alhamdulillah bisa diberi kemenangan tanpa cedera. Ada dua pertandingan dan sudah lumayan enak mainnya walau masih terus adaptasi dengan kondisi di lapangan. Senang bisa ke babak utama,” kata Ubed dalam keterangan resmi PP PBSI setelah laga.

Kemenangan atas Latheesh menjadi penentu kelolosan Ubed setelah kedua pemain sama-sama mengantongi kemenangan pada laga pertama melawan Panarin. Namun, Ubed tampil lebih dominan dibandingkan Latheesh yang harus melalui pertandingan tiga gim saat menghadapi wakil Kazakhstan tersebut.

Pada pertandingan penentuan, Ubed sempat mendapat tekanan pada awal gim pertama ketika tertinggal tipis 4-5. Latheesh juga mampu mengimbangi permainan hingga skor 8-8 sebelum Ubed merebut momentum dengan mencetak tiga angka beruntun untuk unggul saat interval.

Selepas jeda, Ubed makin solid dan tidak memberi kesempatan lawannya berkembang hingga menutup gim pertama dengan nyaman.

Memasuki gim kedua, Ubed langsung mengambil kendali permainan dengan unggul cepat 8-2 dan memperlebar jarak menjadi 11-3 saat interval. Setelah itu, ia terus menjaga keunggulan hingga mencapai skor 18-8 sebelum memastikan kemenangan dalam waktu sekitar 35 menit.

Baca juga: Daftar pemain tim bulu tangkis Indonesia untuk Kejuaraan Asia 2026

Kelolosan Ubed membuat Indonesia kini memiliki tiga wakil tunggal putra di babak utama BAC 2026, menyusul Jonatan Christie dan Alwi Farhan yang lebih dulu lolos melalui jalur peringkat dunia.

Ubed mengatakan debutnya di Kejuaraan Asia menjadi momentum penting untuk bangkit setelah hasil kurang memuaskan dalam dua turnamen sebelumnya di Eropa.

“Ini debut saya di BAC, saya ingin memberikan yang terbaik. Hasil di dua turnamen Eropa kemarin memang kurang bagus, tapi saya banyak belajar dari sana, termasuk saat bertemu Li Shi Feng dan Yushi Tanaka. Semoga itu bisa jadi pembelajaran untuk tampil lebih baik di sini,” ujarnya.

Pada babak pertama, Ubed akan menghadapi tunggal putra Jepang Koki Watanabe. Ia menyadari pertandingan tersebut akan menjadi tantangan berat sehingga perlu persiapan matang bersama tim pelatih.

“Lawan Koki Watanabe pastinya tidak mudah. Saya harus kuat pikirannya dan nanti pasti ada evaluasi serta perencanaan strategi dengan pelatih,” kata Ubed.

Baca juga: Tim muda Indonesia bawa asa tinggi di Kejuaraan Asia

Baca juga: Fajar/Fikri fokus benahi performa jelang Kejuaraan Asia 2026

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |