Jakarta (ANTARA) - Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono mengajak Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad dan sejumlah figur publik meninjau lokasi modeling budidaya ikan nila salin (BINS) di Karawang, Jawa Barat, Minggu, sebagai upaya menarik minat generasi muda terhadap sektor perikanan budidaya.
Dalam kunjungan tersebut, Raffi Ahmad hadir bersama Ariel Noah, Gading Marten, dan Desta yang tergabung dalam kelompok The Dudas-1, demikian KKP dalam keterangan persnya.
Mereka diajak melihat langsung sistem budidaya nila salin modern yang dikembangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai bagian dari transformasi tambak tradisional menjadi tambak modern berorientasi ekspor.
“Budidaya ikan bukan hanya tentang produksi, tetapi juga masa depan pangan nasional, kesejahteraan masyarakat, dan kelestarian lingkungan. Dengan teknologi yang tepat, tambak dapat menjadi sumber ekonomi yang berkelanjutan,” kata Trenggono.
Baca juga: Menteri KP targetkan modernisasi 1.582 kapal tangkap nelayan
Ia menambahkan keterlibatan figur publik diharapkan dapat menjadi jembatan untuk mengenalkan konsep ekonomi biru dan budidaya ikan modern kepada generasi muda.
Menurutnya, cara-cara kreatif seperti ini sangat efektif untuk menggugah minat masyarakat terhadap sektor perikanan yang kini semakin modern dan menjanjikan.
BINS Karawang dibangun di atas lahan seluas 230 hektare yang dilengkapi dengan infrastruktur pendukung seperti intake air laut dan tawar, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), area pembesaran, serta fasilitas kawasan terpadu.
Dengan sistem pengelolaan terintegrasi, produktivitas tambak ditargetkan mencapai 84 ton per hektare per tahun dengan total produksi hingga 11.150 ton per tahun. Proyek ini juga diproyeksikan membuka lapangan kerja baru bagi sekitar 500 orang.
Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































