Jakarta (ANTARA) - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) berencana melakukan peremajaan pramudi Mikrotrans atau JakLingko guna meningkatkan kualitas sopir serta kenyamanan pengguna.
“Salah satu fokus kita adalah untuk melakukan peremajaan pramudi di Mikrotrans. Dari proses yang sudah kita lalui kemarin, ada 125 orang yang nanti akan ditempatkan,” kata Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza di Jakarta Pusat, Jumat (27/3).
Dia mengatakan program Transjakarta Academy juga terus berjalan, termasuk untuk pramudi Mikrotrans.
Melalui akademi tersebut, pengemudi diharapkan dapat meningkatkan kualitas kompetensi mereka sehingga pelayanan kepada pengguna jasa juga semakin baik.
“Hari ini, kita terus berproses. Ini merupakan program kerja sama Pemprov DKI, Transjakarta dan juga Baznas, di mana dalam program ini, SIM dan juga sertifikasinya itu dibayarkan oleh Transjakarta melalui CSR,” papar Welfizon.
Seperti diketahui, Transjakarta Academy merupakan lembaga pelatihan kerja (LPK) resmi yang didirikan oleh PT Transportasi Jakarta untuk mendidik, melatih, dan meningkatkan kompetensi pramudi serta staf guna menciptakan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan profesional.
Baca juga: Transjakarta Academy akan kirim 20 pramudi terbaik ke Jepang
Pelatihan intensif selama 6-8 minggu dalam program tersebut mencakup teknik mengemudi defensif, penanganan situasi darurat, pelayanan pelanggan, serta pengetahuan dasar perawatan bus.
Selain keterampilan teknis, akademi juga mengajarkan soft skill, di antaranya komunikasi efektif, manajemen stres, dan etika berkendara.
Instruktur Transjakarta Academy berasal dari praktisi berpengalaman, termasuk ahli keselamatan lalu lintas dan psikolog transportasi. Setiap peserta akan menerima sertifikat kompetensi yang diakui Kementerian Perhubungan, yang dapat membuka peluang karier lebih luas.
Selain peremajaan pramudi, Welfizon menyebutkan pihaknya juga tengah menyiapkan 20 pramudi terbaik untuk dikirim ke Jepang melalui Transjakarta Academy.
Menurut dia, pemberangkatan ke Jepang itu bertujuan agar pramudi memiliki ilmu dan standar baru yang dapat diterapkan di Indonesia.
Tak hanya itu, pemberangkatan itu juga dapat menjadi motivasi bagi pramudi bahwa profesi tersebut tak hanya sekadar sopir, tetapi juga memiliki masa depan yang baik.
Baca juga: 1,1 juta orang gunakan Transjakarta selama momen Lebaran 2026
Baca juga: Libur Lebaran, warga pilih TransJakarta untuk wisata ke Ragunan-Monas
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































