Banda Aceh (ANTARA) - Dansubsatgas bencana Aceh yang juga Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran menyatakan bahwa TNI AD menyiapkan pembangunan jembatan bailey dan gantung sebagai langkah pemulihan pascabencana banjir dan longsor di wilayah Kabupaten Gayo Lues, Aceh.
“Terdapat akses vital jalan utama penghubung antar Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Timur putus, dan ini akan segera dibangun. Selain itu sejumlah jembatan gantung penghubung antar kecamatan dan Desa juga turut dibangun,” kata Kolonel Inf Ali Imran, di Gayo Lues, Aceh, Kamis.
Pernyataan itu disampaikan saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Gayo Lues untuk meninjau langsung sejumlah infrastruktur rusak parah setelah bencana banjir bandang dan longsor melanda kawasan tersebut.
Ia mengatakan, dalam upaya percepatan pemulihan bencana banjir bandang dan longsor parah melanda tiga provinsi di paling barat Indonesia, Gayo Lues menjadi salah satu kabupaten yang menjadi perhatian.
“Salah satunya Gayo Lues, daerah ini menjadi perhatian pemerintah pusat. Presiden Prabowo melalui Dansatgas percepatan jembatan dan Infrastruktur bencana Jenderal TNI Maruli Simanjuntak segera melakukan percepatan pemulihan di daerah ini," ujarnya.
Baca juga: Suasana haru warnai perpisahan prajurit Yonif 115 di Aceh Tamiang
Ali Imran menyampaikan, selain mengerahkan sejumlah alat berat yang saat ini berada di Gayo Lues. Personel TNI Yonzipur 16 DA sudah mulai melakukan pengecekan dan persiapan pekerjaan pembangunan jembatan.
“Pembangunan itu untuk tiga jembatan bailey dan jembatan gantung. Diantaranya di Desa Pepelah, Desa Uring dan Desa Pintu Rime dalam Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues,” kata Ali Imran.
Di sisi lain, Ali Imran bersama Dandim 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra juga ikut meninjau pemukiman rumah masyarakat yang terdampak, dan berdialog dengan warga di pengungsian.
Dasubsatgas menambahkan, masyarakat Gayo Lues tetap tenang dalam menghadapi bencana yang menimpa keadaan, warga di sana bukan tidak membutuhkan bantuan, tetapi mereka mampu bersabar.
“Saya salut. TNI Kodim 0113 Gayo Lues bersama masyarakat disini bersinergi kuat saling membantu, sehingga tabah dan mampu menghadapi bencana yang melanda. Insya Allah jembatan cepat rambung sehingga aktivitas dan perekonomian masyarakat cepat normal kembali,” demikian Kolonel Inf Ali Imran.
Baca juga: PBM siswa SDN 05 Kayu Pasak Agam di tenda darurat berjalan lancar
Baca juga: UIN Bukittinggi trauma healing siswa di Agam bangkitkan semangat anak
Baca juga: Pengungsi bencana alam di Agam ucapkan terima kasih pada pemerintah
Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































