Medan (ANTARA) - Kodam I/Bukit Barisan (BB) merampungkan pembangunan jembatan Aramco di Desa Sei Litur Tasik, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), guna memulihkan akses warga pasca-bencana banjir di wilayah tersebut.
“Jembatan Sei Litur ini dibangun selama dua pekan oleh 30 personel TNI yang dibantu masyarakat setempat dengan dukungan alat berat,” ujar Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa di Langkat, Senin.
Hendy mengatakan jembatan Aramco tersebut memiliki panjang 17 meter dan lebar lima meter, serta terbuat dari konstruksi baja.
Baca juga: KSAD: 100 jembatan bailey dipesan dari luar negeri, Februari rampung
Keberadaan jembatan itu, kata dia, diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat untuk menggerakkan kembali roda perekonomian pasca-bencana banjir yang terjadi pada November 2025.
“Jembatan ini juga mempermudah akses pelajar menuju sekolah serta mendukung aktivitas keseharian masyarakat,” kata Pandam Bukit Barisan.
Ia menambahkan jembatan tersebut sebelumnya rusak akibat diterjang banjir, sehingga pemerintah melalui TNI Angkatan Darat (AD) hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
Baca juga: TNI bangun puluhan jembatan pulihkan mobilitas dan distribusi logistik
“Kami ingin masyarakat segera keluar dari kesulitan, karena jembatan ini sangat vital sebagai penghubung antar-dusun di Desa Sei Litur,” ujarnya.
Pangdam mengatakan pembangunan jembatan Aramco juga dilakukan di sejumlah wilayah terdampak bencana di Sumut, antara lain di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Kodam I/Bukit Barisan, lanjut Hendy, akan terus mendukung penanganan bencana hingga seluruh akses transportasi kembali normal.
Pihaknya berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana melalui berbagai upaya, baik melalui jalur darat maupun udara.
Baca juga: TNI kerahkan helikopter antar 4 ton logistik ke lokasi bencana di Aceh
Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































