TNI-Polri amankan jalan Wamena-Kelila Papua yang putus akibat longsor

3 hours ago 1
Kami telah melakukan identifikasi terhadap titik-titik yang terdampak dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, dan berharap dapat segera ditangani sehingga tidak berdampak ke masyarakat

Jayapura (ANTARA) - Personel TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan jalan Wamena, Kabupaten Jayawijaya - Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua, yang terputus akibat longsor.

Kapolres Mamberamo Tengah AKBP Mukabsi di Jayapura, Selasa, mengatakan akses jalan Kelila-Wamena terputus akibat longsor yang terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah itu pada Minggu (15/2) malam).

Longsor terjadi di Desa Onggobalo, kata dia, sehingga mengakibatkan beberapa ruas jalan yang menuju ke distrik di Kabupaten Mamberamo Tengah seperti Eragayam, dan Bokondini, mengalami kerusakan.

Baca juga: 103 kendaraan terjebak longsor di Trans Papua ruas Jayapura-Wamena

Pengamanan yang dipimpin Kasium Polsek Kelila Aiptu Ridwan Kharie menemukan sedikitnya lima titik longsor yang menyebabkan jalan tidak dapat dilalui kendaraan.

“Kami telah melakukan identifikasi terhadap titik-titik yang terdampak dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, dan berharap dapat segera ditangani sehingga tidak berdampak ke masyarakat," kata AKBP Mukabsi.

Ia mengatakan bila kerusakan di ruas jalan tersebut tidak segera ditangani maka dapat berdampak pada potensi terjadinya kenaikan harga kebutuhan pokok karena distribusi bahan pokok hambatan transportasi.

Tim gabungan TNI-Polri siap membantu proses evakuasi material longsor dan pembukaan akses jalan darurat untuk mempercepat pemulihan mobilitas warga.

Masyarakat diimbau agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat intensitas hujan masih tinggi dan ada potensi longsor susulan.

"Mudah-mudahan langkah pemulihan infrastruktur segera diambil, sehingga memastikan distribusi logistik kepada masyarakat tetap berjalan lancar," kata Kapolres Mamberamo Tengah AKBP Mukabsi.

Baca juga: Tanah longsor hantam desa di Papua Nugini, 20 orang tewas

Pewarta: Evarukdijati
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |