Jakarta (ANTARA) - Personel TNI bersama masyarakat terus melakukan gotong royong pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Provinsi Aceh melalui kegiatan pembersihan dan perbaikan rumah warga, masjid, serta fasilitas sekolah guna mempercepat normalisasi aktivitas masyarakat.
Tim Media Presiden dalam keterangan di Jakarta, Minggu, melaporkan bahwa aktivitas rehabilitasi personel TNI bersama warga itu berlangsung di beberapa wilayah di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Tamiang, dan Bireuen.
Berdasarkan laporan dokumentasi video yang diterima mendapati di Kabupaten Pidie Jaya, personel TNI bersama warga melakukan pembersihan di Lorong Seulanga, Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu.
Pembersihan juga dilakukan di fasilitas pendidikan, termasuk ruang kelas II TK/PAUD Al-Bayan di Desa Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, agar kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali berjalan.
Selain itu, TNI turut membersihkan Pondok Bersalin Desa Pante Beureune, Kecamatan Meurah Dua, serta meratakan halaman Polindes Blang Cut di kecamatan yang sama.
Dukungan alat berat dari Yonif TP 857/GG dikerahkan di Desa Pante Beureune dan Desa Meunasah Balek, Kecamatan Meureudu, untuk mempercepat proses pembersihan material lumpur dan puing.
Di Kabupaten Aceh Tamiang, personel TNI membersihkan tembok ruang kelas dan mengangkut sisa lumpur di SD Rantau Panjang, Desa Rantau Panjang, Kecamatan Karang Baru.
Pembersihan juga dilakukan di Balai Desa Rantau Panjang guna mendukung kembali pelayanan masyarakat.
Dalam salah satu kegiatan, personel TNI membantu mengevakuasi kendaraan warga yang terjebak lumpur di sekitar SD Islam Terpadu Tupah, Desa Tupah, Kecamatan Karang Baru.
Sementara itu, di Kabupaten Bireuen, TNI bersama warga melaksanakan pembersihan di SMK Negeri 1 Peusangan, Gampong Raya Dagang, Kecamatan Peusangan, dengan progres mencapai 98 persen.
Meski pembersihan belum sepenuhnya rampung, aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut mulai kembali berjalan.
Personel TNI juga membersihkan Perpustakaan SMA Negeri 1 Peusangan di Jalan Banda Aceh-Medan, Matang Glumpang Dua, Kecamatan Peusangan, dengan progres mencapai 96 persen, guna memastikan fasilitas tersebut dapat kembali digunakan secara aman.
Upaya pemulihan turut menyasar fasilitas keagamaan dan permukiman warga. Pembersihan dilakukan di Balai Pengajian Desa Mesi, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, serta di SD Negeri 8 Kuta Blang, Parit Desa Ulle, Kecamatan Peusangan Selatan, dan sejumlah rumah warga di wilayah Peusangan.
Gotong royong antara TNI dan masyarakat tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mempercepat pemulihan pascabencana sekaligus memastikan warga dapat kembali beraktivitas secara normal dan aman.
Baca juga: Trauma healing anak warnai pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang
Baca juga: Pacu ekonomi, infrastruktur jembatan di Tapanuli Tengah terus dikebut
Baca juga: Pasien RSUD Aceh Tamiang senang layanan cepat meski tanggap darurat
Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































