Meunasah di Aceh Besar sediakan 200-an paket bubur khas Aceh

3 hours ago 2

Banda Aceh (ANTARA) - Meunasah Gampong Beung Bakjok, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, menyediakan 200-an paket makanan berbuka puasa berupa bubur khas Aceh yang biasa disebut ie bu peudah untuk dibagikan kepada masyarakat setiap hari selama Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

"Meunasah ini menyediakan ie bu peudah sebanyak 200-an paket dibagikan sebagai makanan berbuka puasa kepada masyarakat setiap hari selama Ramadhan," kata Faisal, koordinator tim penyediaan takjil Gampong Beung Bakjok, di Aceh Besar, Minggu.

Ie bu peudah merupakan kuliner khas Aceh seperti bubur dengan rasa pedas terbuat dari beras dimasak dengan puluhan jenis dedaunan dicampur rempah-rempah dan kelapa

Selain untuk masyarakat setempat, kata dia, bubur khas Aceh tersebut juga dibagikan kepada warga pelintas yang singgah berbuka puasa di meunasah di desa tersebut.

"Ie bu peudah ini hanya dimasak selama bulan puasa. Yang memasak kaum laki-laki, sedangkan peracikan bumbu kaum ibu. Yang bertugas memasak berganti-ganti setiap hari. Jadi, rasanya tentu berbeda-beda setiap harinya," kata Faisal.

Menurut Faisal, tradisi memasak ie bu peudah tersebut sudah berlangsung turun temurun. Sejak dirinya kecil 40-an tahun silam, tradisi memasak ie bu peudah selama bulan puasa sudah berlangsung.

"Tradisi memasak ie bu peudah selama bulan puasa ini hanya ada di desa-desa di Kecamatan Kuta Baro. Bahan-bahan memasak merupakan sumbangan warga," katanya.

Proses memasaknya berkisar dua hingga tiga jam setiap hari. Setelah makanan tersebut masak, masyarakat datang mengambil dengan membawa wadah sendiri. Biasanya, warga mengambilnya setelah shalat Ashar.

"Ie bu peudah ini selalu habis dibagikan setiap harinya. Bagi masyarakat yang tidak membawa wadah, kami menyediakan kantong plastik agar bubur khas Aceh ini bisa dibawa pulang," kata Faisal.

Baca juga: Jamaah dari berbagai daerah di Aceh ikut ibadah suluk Ramadhan 1447 H

Baca juga: Tiga masjid darurat BAZNAS dimanfaatkan warga beribadah Ramadhan

Baca juga: Masyarakat Pidie Jaya berbuka puasa bersama di meunasah darurat Baznas

Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |