Jakarta (ANTARA) - TNI AU mengerahkan pesawat angkut Hercules untuk membawa material bangunan hunian sementara (huntara) yang dibangun untuk korban bencana di Aceh.
Berdasarkan siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Senin, material yang dibawa pesawat Hercules C-130 itu berupa 13 ton panel PVC.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta mengatakan, pesawat tersebut berangkat dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, dan mendarat di Bandara Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh, Jumat (9/1).
Setelah sampai di Aceh, 13 ton panel PVC tersebut langsung didistribusikan ke lokasi pembangunan huntara.
"Alat tersebut langsung diserahkan kepada PT Pembangunan Perumahan selaku pelaksana pembangunan huntara di lokasi-lokasi yang telah ditetapkan," kata I Nyoman.
I Nyoman pun tidak menjelaskan di mana saja huntara tersebut akan dibangun. Dia hanya memastikan TNI AU akan selalu siap mendukung pemerintah dalam memulihkan wilayah pasca bencana di Aceh.
"Melalui dukungan alutsista dan personel, kami berupaya memastikan bantuan logistik tiba tepat waktu dan dalam kondisi baik agar pembangunan hunian sementara dapat segera dimulai,” ujarnya.
Dengan tersalurkannya material tersebut, pembangunan huntara di Aceh diharapkan dapat berjalan lebih cepat sehingga masyarakat terdampak segera memperoleh tempat tinggal sementara yang aman dan layak.
Baca juga: TNI AU gandeng sekolah penerbangan untuk lahirkan penerbang andal
Baca juga: TNI AU jalin kerja sama bidang penerbangan dengan Airbus
Baca juga: TNI AU buka posko layanan kesehatan untuk korban bencana di Aceh
Pewarta: Walda Marison
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































