Samuel Wattimena serap aspirasi petani tembakau

3 hours ago 5

Semarang (ANTARA) - Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Samuel Wattimena menyerap aspirasi dari Persatuan Pabrik Rokok dan Petani Tembakau Indonesia (P2RPTI), baik tingkat pusat, daerah, dan cabang.

Pertemuan tersebut dibalut dalam sarasehan temu tokoh nasional yang berlangsung di Padepokan Ilir-ilir Sunan Kalijogo Semarang, Minggu.

"Ini terus terang suatu hal yang baru ya mengenai rokok, para pelaku produsen rokok kalangan menengah ke bawah," katanya, di sela sarasehan.

Menurut dia, petani tembakau dan produsen rokok kalangan menengah ke bawah memang paling besar sehingga perlu mendapatkan perhatian.

Namun, diakuinya bahwa keputusan yang harus diambil menjadi sesuatu yang sensitif karena bersinggungan dengan masalah lain, yaitu kesehatan, lingkungan dan lain-lainnya.

"Jadi, saya lebih mengambil sikap untuk mendengarkan dan mendapatkan masukan untuk nantinya (dibahas, red.) lintas komisi," katanya.

Ia menegaskan bahwa tidak bisa serta merta mengatakan bahwa rokok itu tidak sehat dan dilarang karena kebijakan akan menyangkut banyak sumber pendapatan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Samuel juga melihat adanya potensi Padepokan Ilir-ilir untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata.

Baca juga: APKLI minta Kemendagri lindungi ritel dari intervensi asing

"Sebetulnya dengan (Padepokan, red.) Ilir-ilir ini yang saya ingin lakukan adalah menghadirkan kembali, mengingatkan kembali kepada generasi muda mengenai segala sesuatu yang sebetulnya sudah dimiliki oleh kebudayaan Jawa," katanya.

Namun, kata dia, saat ini generasi muda sudah mulai menganggap kebudayaan Jawa sebagai sesuatu yang samar dan akhirnya tidak penting lagi.

"Sejauh mana sih kita penting untuk ngikutin tata krama, etika, dan segala macam yang menurut saya pribadi sangat penting. Ini juga akan menjadi sebuah ciri sebagai kita warga negara-negara dunia mengenai etika nasional, etika nusantara," pungkasnya.

Sementara itu, Pengasuh Padepokan Ilir-ilir Sunan Kalijogo Romo Lilik Bukhori mengatakan bahwa pihaknya memfasilitasi antara P2RPTI dengan Samuel Wattimena selaku wakil rakyat.

"Hadirnya bapak Samuel ini sangat diperlukan supaya bisa memberikan arahan dan masukan yang harus dikerjakan," katanya.

Ia menilai perhatian pemerintah terhadap UMKM sudah sangat bagus, tetapi yang harus diperkuat adalah sumber daya manusia (SDM) untuk meningkatkan kualitas maupun untuk menggerakkan masyarakat agar berkreasi.

"Seperti di (Desa) Malon ini banyak UMKM terutama batik warna alam. Sehingga dengan pembinaan terus menerus dan arahan-arahan bagi mereka ini akan memajukan ekonomi yang lebih baik," katanya.

Baca juga: APTI Jember minta pemerintah lindungi petani tembakau

Baca juga: Menkes: Revisi UU nasional penting untuk kendalikan rokok-tembakau

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |