Jakarta (ANTARA) - Upacara pergantian pasukan jaga (guard mounting) di Istana Merdeka menjadi atraksi baru yang dapat disaksikan oleh masyarakat dan wisatawan yang ingin menghabiskan akhir pekan di daerah pusat Jakarta, setiap hari Minggu, pukul 08.00 WIB.
Prosesi itu, yang dinamakan Serah Terima Kawal Istana Merdeka, merupakan kegiatan rutin di lingkungan Istana yang sebelumnya digelar tertutup dan sederhana.
Namun, terhitung sejak awal Februari 2026, Serah Terima Kawal Istana Merdeka dapat disaksikan langsung oleh masyarakat, terutama mereka yang ingin melihat langsung aksi pasukan jaga dan pasukan berkuda Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), yang tampil dengan seragam lengkap dengan detail tenun keemasan di bagian pinggang dan kerah.
Aksi baris-berbaris, pemeriksaan kelengkapan, termasuk pengecekan senjata, dan parade pasukan di depan Istana Merdeka itu tidak jauh berbeda dengan tradisi guard mounting di Istana Buckingham, yang merupakan salah satu atraksi wisata di London, Inggris.
Sejumlah prajurit Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menunjukkan atraksi kolone senapan saat upacara pergantian pasukan jaga Istana Merdeka atau Serah Terima Kawal Istana Merdeka di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Minggu (8/2/2026). ANTARA/HO-PPID Paspampres.
Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha saat dihubungi di Jakarta, Minggu, menjelaskan Serah Terima Kawal Istana Merdeka merupakan simbol kesinambungan tugas pengamanan sekaligus simbol kehormatan negara yang harus dijaga secara profesional dan berkelanjutan.
"Rangkaian prosesi mencakup laporan dan penghormatan kepada komandan komplek (danplek) Istana Merdeka, laporan dan penghormatan antara (pasukan, red.) dinas jaga yang lama dengan dinas jaga yang baru, kemudian atraksi kuda, kolone senapan, pengecekan senjata, hingga serah terima Bendera Kawal Istana," kata Danpaspampres Mayjen Edwin.
Sejumlah warga dan wisatawan berfoto bersama prajurit Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) selepas upacara pergantian pasukan jaga Istana Merdeka atau Serah Terima Kawal Istana Merdeka di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Minggu (8/2/2026). ANTARA/HO-PPID Paspampres.
Danpaspampres melanjutkan jumlah prajurit yang bertugas dalam prosesi Serah Terima Kawal Istana Merdeka, total sebanyak 27 orang. Prajurit-prajurit itu berasal dari Pasukan Kawal Istana (Walis) dari Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan (Yonwalprotneg) Paspampres, pasukan berkuda dari Batalyon Kavaleri (Yonkav) Paspampres, Satuan Musik dari Detasemen Musik (Densik) Paspampres. Kemudian ada pula komandan posko, dan komandan komplek Istana Merdeka sebagai pemimpin upacara dan penanggung jawab wilayah pengamanan.
Dalam acara tersebut, Edwin menambahkan ada pula pasukan khusus pengamanan yang bertugas memastikan prosesi serah terima berlangsung tertib, aman, lancar, dan khidmat.
Sejumlah warga dan wisatawan berfoto bersama prajurit Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) selepas upacara pergantian pasukan jaga Istana Merdeka atau Serah Terima Kawal Istana Merdeka di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Minggu (8/2/2026). ANTARA/HO-PPID Paspampres.
Usai upacara, Edwin menyampaikan masyarakat dapat menyapa pasukan jaga dan berfoto bersama.
"Setelah rangkaian serah terima selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama masyarakat sebagai wujud kedekatan antara Paspampres dengan rakyat, sekaligus refleksi semangat kebangsaan terhadap Istana, yang merupakan kebanggaan rakyat Indonesia," ujar Mayjen Edwin.
Baca juga: Danpaspampres: Pemimpin harus utamakan pembinaan personel
Baca juga: Paspampres latihan operasi pengamanan tamu VVIP dari bawah air
Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































