Polres ingatkan pengendara soal kabul tebal di Puncak-Cianjur

5 hours ago 4
Hujan deras disertai kabut tebal hampir setiap hari melanda kawasan Puncak, sehingga jarak pandang pengendara terbatas, sehingga pengendara diminta untuk berhati-hati dengan tidak memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi

Cianjur (ANTARA) - Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat mengingatkan pengendara yang melintas di jalur utama Puncak-Cianjur, untuk meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian seiring hujan lebat dan kabut tebal yang masih melanda terutama di kawasan Puncak Pass.

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi di Cianjur, Minggu, mengatakan seiring cuaca ekstrem yang masih melanda sebagian besar wilayah Cianjur sepanjang hari membuat pihaknya menyiagakan petugas terutama di titik rawan kecelakaan dan bencana.

"Hujan deras disertai kabut tebal hampir setiap hari melanda kawasan Puncak, sehingga jarak pandang pengendara terbatas, sehingga pengendara diminta untuk berhati-hati dengan tidak memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi," katanya.

Saat akhir pekan dan hari biasa, volume kendaraan yang melintas mengalami peningkatan dengan tujuan tempat wisata, sehingga kewaspadaan dan kehati-hatian pengendara harus diutamakan, saat kabut tebal wajib menyalakan lampu utama dan menjaga jarak aman.

Termasuk saat melintas di jalur rawan bencana mulai dari kawasan Puncak Pass, Cipanas, Cugenang dan sebagian besar jalur utama menuju selatan Cianjur, perhatikan kecepatan dan lebih baik berhenti ketika hujan turun disertai angin kencang.

"Saat cuaca ekstrem sejumlah titik bencana alam juga harus diwaspadai mulai dari utara sampai selatan Cianjur, termasuk pohon tumbang yang sering terjadi di sepanjang jalur utama Cianjur," katanya.

Pihaknya mengarahkan pengendara untuk berhenti di tempat yang dinilai aman seperti tempat istirahat atau rest area di sepanjang jalur Puncak-Cianjur dan beberapa titik lainnya di sepanjang jalur selatan Cianjur.

Pantauan ANTARA hingga Minggu petang kawasan Puncak-Cianjur diguyur hujan disertai kabut tebal yang menyebabkan jarak pandang pengendara terhalang, sebagian besar pengendara menyalakan lampu utama dan menurunkan laju kendaraan.

Kabut tebal yang menyelimuti kawasan Puncak hampir setiap hari terjadi, sehingga puluhan petugas disiagakan guna mengatur arus lalulintas dapat melintas normal sambil mengimbau pengendara mematuhi anjuran petugas menyalakan lampu utama dan menjaga jarak aman.

Baca juga: Kepolisian laksanakan "Gerakan Indonesia Asri" di Kepulauan Seribu

Baca juga: Laga Persija vs Arema di GBK dijaga 2.505 personel gabungan

Baca juga: Polisi tangkap enam pemuda yang terlibat tawuran di Pancoran

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |