TKDN dan kemandirian teknologi telekomunikasi nasional

1 week ago 7

Jakarta (ANTARA) - Di tengah upaya Indonesia membangun fondasi ekonomi digital yang kuat, kemandirian teknologi menjadi salah satu isu strategis yang tidak bisa diabaikan.

Sektor telekomunikasi menjadi arena penting, di mana Indonesia perlu memperkuat kapasitas dalam negeri. Dalam konteks inilah kebijakan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) memainkan peran sentral. Melalui kewajiban kandungan lokal untuk berbagai perangkat telekomunikasi, pemerintah ingin memastikan bahwa pertumbuhan industri digital juga menciptakan nilai tambah di dalam negeri, bukan hanya menjadi pasar bagi produk impor.

TKDN sejak awal dirancang untuk mendorong tumbuhnya industri lokal, meningkatkan kemampuan manufaktur, serta memperluas lapangan kerja. Di sektor telekomunikasi, kewajiban kandungan lokal mencakup berbagai jenis perangkat, mulai dari ponsel, perangkat jaringan, hingga perlengkapan pendukung layanan seluler dan internet.

Kebijakan ini juga melibatkan sejumlah kementerian yang berperan dalam menetapkan standar, mengawasi penerapan, dan mengoordinasikan arah pengembangan industri agar sejalan dengan kebutuhan nasional.

Memperkuat fondasi

Salah satu dampak yang paling terlihat dari penerapan TKDN adalah meningkatnya aktivitas produksi dalam negeri. Banyak perusahaan perangkat digital dan telekomunikasi mulai menanamkan investasi baru, baik melalui pendirian fasilitas produksi maupun bermitra dengan manufaktur nasional. Langkah ini membantu memperkaya struktur industri, membuka lapangan kerja teknis, dan mendorong transfer pengetahuan.

Di saat yang sama, meningkatnya aktivitas manufaktur juga memperkuat ketahanan pasok nasional. Selama beberapa tahun terakhir, gangguan rantai pasok global menunjukkan betapa rentannya negara yang terlalu bergantung pada impor komponen penting. Dengan tumbuhnya kemampuan produksi lokal, risiko keterlambatan perangkat atau kenaikan biaya akibat situasi luar negeri bisa ditekan. Indonesia mulai membangun kapasitas untuk tidak lagi sepenuhnya bergantung pada teknologi asing.

Tak kalah penting, TKDN juga memicu peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Ketika perusahaan global diwajibkan melibatkan tenaga teknis lokal dan bekerja sama dengan institusi pendidikan atau laboratorium dalam negeri, proses alih teknologi berlangsung lebih cepat. Indonesia berkesempatan memperluas basis insinyur, teknisi, dan tenaga riset yang memahami teknologi telekomunikasi modern.

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |