Maros, Sulsel (ANTARA) - Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Maros, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Takbir berharap pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) mampu meningkatkan kualitas lulusan SMA/sederajat di seluruh Indonesia.
"Tugas kami di lapangan ini bukan hanya mengamankan sistem, tapi kami selalu berpikir bagaimana mengambil andil, memperbaiki sistem yang ada. Supaya pendidikan ke depan ini memang bisa mencetak generasi yang bisa kita harapkan (mampu) mengganti kita nantinya," kata Takbir saat ditemui di SMAN 1 Maros, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin.
Takbir berharap kegiatan ini nantinya tidak sekadar berhenti untuk memotret, membandingkan, dan validasi saja, tetapi lebih dari itu khususnya pada upaya intervensi dan perbaikan sistem demi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
Senada dengan Takbir, Kepala SMAN 1 Enrekang, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan Daharuddin secara terpisah juga berharap pelaksanaan TKA bisa menguatkan keinginan siswa untuk lanjut ke tahap pendidikan yang lebih tinggi.
Ia menyebut TKA merupakan kesempatan untuk dapat menilai kemampuan akademik siswa secara objektif, sebelum mereka meneruskan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.
"Kami bersama seluruh guru sangat mengapresiasi siswa dan memberi mereka dorongan, dan alhamdulillah mereka juga sangat bersemangat mengikuti keinginan TKA. Dari 275 siswa, hanya 4 siswa yang tidak ikut TKA, sementara 271 semuanya ikut. Ini menunjukkan bahwa antusiasme siswa kami sangat tinggi," ucap Daharuddin.
Baca juga: Irjen Kemendikdasmen sebut pelaksanaan TKA berjalan dengan lancar
Sebelumnya, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengatakan kehadiran TKA menjadi asesmen standar nasional yang dirancang untuk mengukur capaian akademik murid sesuai dengan tuntutan zaman.
Pihaknya mengeluarkan Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 yang menetapkan adanya TKA guna mendorong pembelajaran berkualitas dan mengukur kemampuan murid dengan lebih baik.
Wamendikdasmen menekankan penyelenggaraan TKA juga hadir untuk melengkapi sistem penilaian yang ada saat ini sehingga tidak menggantikan penilaian oleh satuan pendidikan.
"TKA adalah asesmen standar nasional yang dirancang untuk mengukur capaian akademik murid pada mata pelajaran tertentu sesuai dengan kurikulum yang berlaku," ucap Wamendikdasmen Fajar.
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































