Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Banten, melaporkan sedikitnya 15 warga Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, terpaksa diungsikan ke lokasi aman akibat terdampak asap kebakaran di TPA Jatiwaringin pada Selasa sore.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik di Tangerang, Selasa, mengatakan dari belasan warga yang terdampak itu terdiri dari ibu hamil dan anak-anak, dimana mereka saat ini telah dievakuasi ke kantor desa setempat.
"Yang terdampak asap cuman rata-rata ibu-ibu dan anak-anak. Mereka kami evakuasi ke kantor desa sebagai lokasi aman dari asap kebakaran," katanya.
Baca juga: BPBD Tangerang kerahkan 30 personel tangani kebakaran TPA Jatiwaringin
Baca juga: DLHK: Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang meluas hingga dua hektare
Ia menjelaskan upaya evakuasi terhadap belasan warga ini dilakukan sebagai mengantisipasi dampak bahaya dari insiden kebakaran lokasi pembuangan sampah tersebut.
Untuk saat ini, lanjutnya, situasi kebencanaan kebakaran masih dalam Siaga I, dimana sejumlah titik api masih menyala dan dilakukan proses pemadaman.
"Kami berupaya untuk memadamkan api jangan sampai meluas, begitu. Walaupun titik apinya agak sulit, tapi minimal tidak meluas ke daerah sekitarnya," kata Achmad Taufik.
Ia mengatakan hingga pada pukul 21.25 WIB kebakaran TPA Jatiwaringin meluas menjadi lima hektare. "Kurang lebih tadi dengan dari Dinas LH, sekitar empat sampai lima hektare," tuturnya.
Baca juga: BPBD Tangerang minta bantuan BNPB tangani kebakaran TPA Jatiwaringin
Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































