Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi mengatakan bahwa perempuan harus berkontribusi dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
"Kontribusi perempuan melalui organisasi masyarakat dengan berbagai pemangku kebijakan dapat diwujudkan melalui dukungan terhadap program-program strategis pembangunan diantaranya Cek Kesehatan Gratis (CKG), Makan Bergizi Gratis (MBG), dan keterlibatan perempuan pada kepengurusan Koperasi Desa Merah Putih," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi dalam keterangan di Jakarta, Senin.
Hal tersebut disampaikannya pada peringatan Hari Lahir Ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Kalimantan Utara.
Arifah Fauzi mengatakan bahwa cita-cita bangsa Indonesia yang tertuang pada Astacita di poin ke-4 menegaskan pentingnya pengembangan sumber daya manusia melalui sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, kesetaraan gender, dan penguatan peran perempuan, generasi muda, dan penyandang disabilitas.
Melalui mandat tersebut, dijelaskan bahwa keterlibatan perempuan sangat penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan nasional.
"Jumlah penduduk Indonesia yang didominasi oleh kaum perempuan dan anak menjadikan perempuan sebagai salah satu faktor penting dalam mendukung penguatan ketahanan keluarga, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat," kata Menteri Arifatul Choiri Fauzi.
Menurutnya, peran perempuan dalam mendukung pembangunan nasional tidak terlepas dari adanya kontribusi organisasi perempuan yang ada di Indonesia yang diantaranya adalah Muslimat dan Fatayat NU dengan berbagai program dan layanan yang ditujukan kepada masyarakat hingga tingkat akar rumput.
Organisasi seperti Muslimat dan Fatayat NU dinilai memiliki peran strategis dalam mendampingi masyarakat melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.
Menteri PPPA pun berharap dengan usia organisasi Muslimat NU yang telah genap delapan dekade dapat mendorong dan menginspirasi para perempuan-perempuan Indonesia untuk meningkatkan semangat dan terus berkontribusi aktif menjalankan perannya demi tercapainya Indonesia Emas 2045.
Baca juga: Anak jatuh dari balkon rumah, KemenPPPA tekankan pengawasan anak
Baca juga: Arifah minta pemda implementasi program PPPA berkelanjutan
Baca juga: KemenPPPA gandeng 11 penggiat lingkungan sosialisasi pengolahan sampah
Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































