Lubuk Basung (ANTARA) - Institut Teknologi Bandung (ITB) menyerahkan program penyediaan air bersih di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat dalam mendukung upaya pemulihan masyarakat pascabencana banjir bandang, Jumat (3/4).
“Penyediaan akses air bersih merupakan langkah fundamental dalam mendukung kesehatan masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi warga,” kata Rektor ITB Tata Cipta Dirgantara di Lubuk Basung saat serah terima program peningkatan akses air bersih di Puskesmas Koto Alam.
Ia mengatakan IPB telah memasang sebanyak 63 instalasi pengolahan air bersih di Sumbar, Sumatera Utara dan Aceh sepanjang masa tanggap darurat sampai sekarang.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi ITB bersama Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI), dengan dukungan Ikatan Alumni ITB (IA ITB), Rumah Amal Salman dalam pembangunan infrastruktur, serta Paragon Corp yang turut menyalurkan bantuan pangan berupa 200 paket bingkisan bagi warga terdampak.
Kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci dalam percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Baca juga: Korban bencana di Sumut tidak lagi tinggal di tenda pengungsian
Sementara Ketua Ikatan Istri Dokter Indonesia Usanti menambahkan pihaknya menggandeng Rumah Amal Salman untuk membangun kembali jaringan pipa air yang rusak akibat bencana.
"Pembangunan ini didanai dari donasi masyarakat yang dihimpun untuk korban bencana di Sumatera," katanya
Jaringan pipa berbahan High-Density Polyethylene (HDPE) sepanjang 4,1 kilometer kini telah terpasang dan menjangkau permukiman warga di Salareh Aia.
Infrastruktur ini melayani 281 keluarga atau sekitar 1.000 jiwa, dengan kapasitas distribusi air mencapai 35.000 liter per hari.
Selain itu, lebih dari 10 titik keran hidran dibangun untuk memudahkan akses air bersih bagi masyarakat.
Ketua Pengurus Rumah Amal Salman, Mipi Ananta Kusuma, menambahkan program ini merupakan bagian dari upaya pemulihan berkelanjutan di wilayah terdampak bencana.
“Program penyediaan air bersih ini merupakan hasil kolaborasi banyak pihak dalam upaya memulihkan martabat warga terdampak bencana di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam,” katanya.
Ia menambahkan, sistem penyediaan air bersih tersebut juga menjangkau fasilitas layanan kesehatan setempat, termasuk Puskesmas yang kini terbantu dalam melayani sekitar 150 pasien.
Pembangunan jaringan pipa turut melibatkan lebih dari 50 warga setempat. Keterlibatan ini tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi serta menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap infrastruktur yang dibangun.
Program ini diharapkan dapat menjadi fondasi awal bagi pemulihan kehidupan masyarakat di Nagari Salareh Aia, sekaligus menjadi contoh kolaborasi berkelanjutan dalam penanganan pascabencana.
Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesra Sekretariat Daerah Agam Yunilson mengatakan atas nama pemerintah mengucapkan terimakasih dengan adanya bantuan air bersih dari IIDI bekerjasama dengan IPB, Rumah Amal Salman.
"Air bersih ini menjadi masalah bagi masyarakat kita, sehingga pelayanan Puskesmas Koto Alam sempat terhenti selama dua bulan dan semenjak terpasangnya instalasi maka pelayanan sudah jalan," katanya.
Ia mengakui permasalahan air di daerah bencana seperti, Palembayan, Malalak dan Tanjung Raya telah teratasi, tetapi masih ada instalasi perlu diperbaiki lagi.
Namun pihaknya berharap kaloborasi dan kerja sama antara ITB dan IIBI diharapkan, karena pemulihan pasca bencana sangat dibutuhkan.
Mengingat Agam, katanya, merupakan daerah terparah di Sumbar terdampak bencana dengan kerugian sekitar Rp7,9 triliun akibat infrastruktur, rumah, lahan pertanian dan lainnya mengalami rusak.
Baca juga: TNI selesaikan jembatan armco di Nias Utara permudah akses masyarakat
Pewarta: Altas Maulana
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































