Jakarta (ANTARA) - Instagram dikabarkan akan segera menghadirkan fitur yang memungkinkan pengguna mengeluarkan atau menghapus diri mereka sendiri dari daftar Close Friends milik orang lain.
Laman TechCrunch, Jumat (30/1) waktu setempat, Meta mengatakan Instagram sedang mengembangkan fitur tersebut. Namun, fitur ini masih berada pada tahap awal pengembangan dan belum diuji secara publik.
Fitur Close Friends di Instagram memungkinkan pengguna membagikan Stories, Reels, dan unggahan hanya kepada sekelompok orang tertentu yang dipilih manual oleh pemilik akun, bukan ke semua pengikut.
Namun sejak diluncurkan pada 2018, pengguna tidak memiliki opsi untuk keluar dari daftar Close Friends milik orang lain.
Baca juga: Meta akan uji skema layanan berlangganan baru di IG, FB, dan WhatsApp
Prototipe internal fitur ini pertama kali ditemukan oleh Alessandro Paluzzi, seorang reverse engineer yang dikenal sering mengungkap fitur-fitur yang belum dirilis dan masih dalam tahap pengembangan.
Berdasarkan tangkapan layar yang dibagikan Paluzzi, Meta akan memberi peringatan kepada pengguna bahwa jika mereka keluar dari daftar Close Friends seseorang, mereka tidak akan lagi bisa melihat konten Close Friends dari orang tersebut, kecuali jika ditambahkan kembali ke dalam daftarnya.
Meski sebagian orang mungkin akan merasa tersinggung jika ada yang keluar dari daftar Close Friends mereka, fitur ini kemungkinan akan disambut baik oleh pengguna yang tidak ingin dimasukkan ke daftar tertentu.
Sebagai catatan, Snapchat, salah satu pesaing utama Instagram, sudah lebih dulu memungkinkan penggunanya keluar dari private story milik orang lain, yang merupakan fitur serupa.
Seperti halnya prototipe internal lainnya, belum diketahui kapan atau apakah Instagram akan merilis fitur ini secara publik.
Baca juga: Otoritas Inggris soroti langkah Meta dalam menangani iklan judi ilegal
Selain pembaruan terkait Close Friends, Instagram juga sedang mengembangkan fitur-fitur baru lainnya. Meta sebelumnya mengatakan bahwa mereka berencana menguji layanan berlangganan baru yang memberikan akses ke fitur eksklusif di Instagram, Facebook, dan WhatsApp.
Meski Meta belum merinci fitur apa saja yang akan tersedia, Paluzzi mengungkapkan bahwa langganan premium di Instagram akan memungkinkan pengguna membuat daftar audiens tanpa batas, melihat pengikut yang tidak mengikuti balik, serta menonton Stories tanpa diketahui oleh pemilik akun.
Meta menyatakan bahwa tujuan dari layanan berlangganan ini adalah memberikan pengguna akses ke fitur khusus dan kontrol yang lebih besar dalam berbagi serta berinteraksi, sambil tetap menjaga pengalaman inti aplikasi tetap gratis.
Perusahaan juga tidak terpaku pada satu strategi, karena berencana menguji berbagai fitur dan paket langganan, dengan setiap aplikasi menawarkan kombinasi fitur eksklusif yang berbeda.
Baca juga: Komdigi minta penjelasan Meta soal keamanan data pengguna IG
Baca juga: Instagram pastikan keamanan pengguna usai marak email reset password
Penerjemah: Pamela Sakina
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































