Palu (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melaporkan banjir merendam kawasan area jalan layang (flyover) Pantoloan, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu, akibat luapan air sungai dari wilayah Desa Labuan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Sulteng Asbudianto di Palu, Minggu, mengatakan intensitas curah hujan tinggi menyebabkan debit air sungai meluap ke badan jalan dan area sekitar jalan layang.
“Banjir tersebut terjadi sekitar pukul 11.35 WITA, menyusul meningkatnya debit air sungai akibat curah hujan yang cukup tinggi,” katanya.
Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi menjadi tersendat dan mengganggu aktivitas para pengguna jalan yang melintas.
Baca juga: Kementerian PU percepat perbaikan tiga sungai di Kota Palu
Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Palu untuk melakukan kaji cepat dan pemantauan di lokasi kejadian.Saat ini TRC dan Pusdalops BPBD Kota Palu sedang melakukan asesmen rumah warga terdampak banjir.
Berdasarkan hasil asesmen sementara, kata dia, tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat peristiwa tersebut, serta belum ada kebutuhan mendesak yang dilaporkan.
“Kondisi air telah mulai berangsur surut dan situasi sudah kembali kondusif serta aman terkendali,” ucap Asbudianto.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan luapan sungai, terutama saat curah hujan tinggi.
Baca juga: Intensitas hujan tinggi, dua kecamatan di Kota Palu terendam banjir
Pewarta: Nur Amalia Amir
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































