Sulbar alokasikan Rp25 miliar untuk infrastruktur di Pasangkayu

5 hours ago 2

Mamuju (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) pada 2026 mengalokasikan anggaran Rp25 miliar untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pasangkayu.

"Meski dalam kondisi fiskal terbatas, Pemerintah Provinsi Sulbar pada tahun ini tetap mengalokasikan anggaran Rp25 miliar untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pasangkayu," kata Suhardi Duka, di Pasangkayu, Senin.

Menurutnya, nilai anggaran tersebut memang tidak besar, namun pemerintah memastikan penggunaannya tepat sasaran agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

"Anggarannya mungkin kecil, tetapi jika ditempatkan dengan benar, dikelola dengan baik dan niatnya untuk kepentingan masyarakat, maka tetap akan memberi manfaat," kata Suhardi Duka.

Di tengah kebijakan efisiensi, Gubernur mengungkapkan bahwa kinerja ekonomi Sulbar justru menunjukkan tren positif. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Sulbar mencapai 5,36 persen, atau melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.

"Sebelumnya, pertumbuhan ekonomi daerah berada di kisaran empat persen dan cenderung berada di bawah rata-rata nasional," katanya.

Selain itu, lanjut Suhardi Duka, pemerintah daerah juga berhasil menurunkan angka kemiskinan serta mempersempit rasio gini sebagai indikator berkurangnya ketimpangan ekonomi.

"Ini adalah hasil kerja bersama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten yang semakin harmonis dalam menjalankan program pembangunan," ujar Suhardi Duka.

Suhardi Duka menekankan bahwa pembangunan daerah kini diarahkan pada kolaborasi yang lebih solid antara pemerintah provinsi dan kabupaten agar program pembangunan berjalan dalam satu arah kebijakan.

"Tidak boleh lagi kabupaten berjalan ke kiri sementara provinsi ke kanan. Sekarang kita satu langkah bersama menyelesaikan persoalan secara tuntas," tegasnya.

Ia juga mengakui masih banyak harapan masyarakat yang belum sepenuhnya dapat dipenuhi karena keterbatasan kemampuan fiskal daerah.

"Oleh sebab itu, pemerintah menerapkan skala prioritas pembangunan, sekaligus memperkuat hubungan dengan pemerintah pusat guna memperoleh dukungan anggaran tambahan," ujar Suhardi Duka.

Gubernur mengungkapkan bahwa pada 2025, pemerintah pusat telah mengalokasikan lebih dari Rp20 miliar untuk pembangunan jalan daerah di Kabupaten Pasangkayu, di luar ruas jalan nasional.

Untuk tahun 2026 kata Suhardi Duka, Pemerintah Provinsi Sulbar kembali memperjuangkan pendanaan pusat melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah untuk tiga ruas jalan yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Pasangkayu.

"Saya sudah dijanjikan pak Menteri Pekerjaan Umum (PU). Tapi kita juga memahami bahwa ada bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, sehingga banyak anggaran PU yang dialokasikan untuk penanganan bencana di sana," katanya.

Namun, Pemerintah Provinsi Sulbar kata Suhardi Duka, tetap optimistis dukungan pemerintah pusat dapat terealisasi guna mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Pasangkayu dan daerah lainnya di Sulbar.

Pewarta: Amirullah
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |