Sudinkes Jaksel pastikan tidak ada temuan kasus "super flu"

3 weeks ago 8

Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Selatan (Jaksel) memastikan tidak ada temuan kasus super flu atau influenza A di wilayah setempat.

"Saat ini, Jakarta Selatan dapat dipastikan belum ada temuan kasus influenza tipe A ini, ya," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan Debi Intan Suri saat ditemui di Kantor Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Kamis.

Menurut dia, istilah super flu tidak ada dalam diagnosa penyakit apapun. Dia menegaskan super flu merupakan istilah untuk varian virus influenza A(H3N2) subclade K.

Dia menambahkan influenza terjadi secara musiman, tergantung situasi dan kondisi yang tengah terjadi di masyarakat, seperti perubahan cuaca.

Gejala influenza tipe tersebut, kata dia, juga terbilang sama seperti flu biasa, yakni demam, menggigil, batuk, pilek serta nyeri saat menelan.

"Gejalanya sama seperti flu lainnya, seperti demam, menggigil, batuk, pilek, serta nyeri menelan. Jika hal ini terjadi pada masyarakat kita, ya, segera berobat seperti influenza-influenza lainnya," ujar Debi.

Influenza, sambung dia, merupakan virus yang menyasar pada orang yang memiliki imunitas rendah, seperti golongan anak-anak, lansia, penderita penyakit-penyakit kronis, serta penyakit-penyakit penurunan imunitas tubuh, seperti HIV dan autoimun lainnya.

Oleh sebab itu, dia mengimbau kepada masyarakat agar menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) guna mencegah penyebaran virus selama musim hujan.

"Ayo mulai PHBS, yakni yang pertama, tetap sering mencuci tangan sebelum makan atau menyeka wajah, karena masuknya virus dan lain-lain, yaitu dari pernapasan," tutur Debi.

Baca juga: Menkes: Super flu sudah ada puluhan tahun

Kemudian, kata dia, mengonsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, dan olahraga untuk menjaga daya imun tubuh. Lalu, mengenakan masker untuk pencegahan lebih lanjut.

Lebih lanjut, Sudinkes Jakarta Selatan memastikan fasilitas pengobatan influenza telah tersedia di puskesmas maupun rumah sakit di Jakarta Selatan.

"Kasus penanganan ini adalah Puskesmas Kebayoran Lama dan juga rujukan di Rumah Sakit Pasar Minggu. Tapi pada dasarnya, seluruh fasilitas kesehatan di Jakarta Selatan siap untuk melayani penyakit pernapasan influenza ini," ungkap Debi.

Senada, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga menyebutkan sampai dengan saat ini, belum ada kasus yang mengindikasikan penyakit super flu di Jakarta.

Dia mengatakan super flu merupakan varian influenza A H3N2 subkelas K yang mudah menular dan menimbulkan gejala lebih berat. Namun, dia mengimbau masyarakat agar menerapkan upaya preventif melalui vaksinasi.

Baca juga: Pramono sebut belum ada kasus "super flu" di Jakarta

Baca juga: Antisipasi "super flu", Pramono persilakan warga vaksin influenza

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |