Sudin LH Jaksel angkut 14,5 ton sampah tahun baru untuk dipilah

1 month ago 11

Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Selatan (Jaksel) mengangkut sebanyak 14,5 ton sampah sisa malam perayaan Tahun Baru 2026 untuk dipilah dan didaur ulang.

"Estimasi sampah tahun baru sekitar 14,5 ton," kata Kepala Sudin LH Jakarta Selatan Dedy Setiono saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan mayoritas sampah yang dikumpulkan, yakni anorganik, seperti kemasan botol bekas air mineral dan boks makanan.

Setelah dikumpulkan, pihaknya akan memilah antara sampah yang dapat dikirimkan ke bank sampah atau dimanfaatkan sebagai kompos.

"Untuk jenis sampah anorganik yang masih memiliki nilai, akan dipilah oleh petugas, lalu dijual ke pelapak atau bank sampah," ujar Dedy.

Kemudian untuk jenis sampah organik, dapat dimanfaatkan dalam proses kompos dan magot. Lalu, residunya dikumpulkan di tempat penampungan sementara (TPS), dan selanjutnya dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang.

Pihaknya pun mengimbau masyarakat agar selalu menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.

"Karena kunci pengelolaan sampah berawal dari sumber penghasil sampah, dalam hal ini adalah masyarakat," ucap Dedy.

Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat konsisten dalam mengurangi produksi sampah serta memilah sampah yang dihasilkannya, sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup Rukun Warga.

Baca juga: Sudin LH pastikan Jaksel bersih sebelum subuh setelah malam tahun baru

Dengan adanya partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan TPA Bantargebang yang selama ini berperan sebagai tempat pemrosesan akhir, bebannya dapat berkurang.

Sebelumnya, sebanyak 225 personel Sudin LH Jakarta Selatan dikerahkan untuk menjaga kebersihan selama dan setelah perayaan Tahun Baru. Mereka bertugas mulai pukul 22.00 hingga 04.00 WIB.

Personel tersebut disebar di beberapa titik keramaian warga, antara lain FX Sudirman, kawasan SCBD, serta lokasi perayaan terpusat Jakarta Selatan di Taman Literasi, Kebayoran Baru.

Selain personel, sejumlah armada turut disiagakan, yang terdiri dari enam truk pengangkut sampah anorganik, lima unit mini dump truck atau mobil lintas, dan 12 unit mobil penyapu jalan (road sweeper).

Kemudian, dikerahkan pula sebanyak empat unit bus toilet yang dilengkapi dengan mobil tangki air bersih dan air kotor untuk kebutuhan warga.

Baca juga: Pengunjung Ragunan buang sampah sembarangan didenda Rp500 ribu

Baca juga: Malam Tahun Baru, Jaksel kumpulkan donasi Rp14 juta untuk Sumatera

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |