Sentani (ANTARA) - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sentani Timur di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua menjadi salah satu dari 11 lembaga sosial yang dipercayakan melayani program Makan Bergizi Gratis (MBG), bagi anak-anak sekolah di wilayah pesisir dan pulau-pulau di sekitaran Danau Sentani.
Ketua Yayasan TEKER Harapan Papua Hesty Imelda Kere di Sentani, Minggu, mengatakan pihaknya melayani sekolah-sekolah yang dikategorikan jauh dari perkotaan dan untuk menjangkaunya harus menggunakan perahu speedboat.
"SPPG Sentani Timur berkomitmen mendukung penuh program MBG agar anak-anak di wilayah pesisir dan pulau-pulau di Danau Sentani juga merasakan manfaat gizi seimbang untuk tumbuh kembang mereka," katanya.
Menurut Hesty, wilayah pesisir dan pulau-pulau di Danau Sentani memiliki tantangan tersendiri dalam mendistribusikan bahan pangan, sehingga koordinasi dengan pihak sekolah dan pemerintah daerah menjadi kunci agar program berjalan lancar setiap hari.
Baca juga: Kolaborasi MBG di Papua
"Kami sangat memperhatikan standar kebersihan, kandungan gizi dan cita rasa agar makanan yang disajikan tidak hanya sehat, tetapi juga sesuai selera anak-anak setempat," ujarnya.
Dia menjelaskan, menu yang disiapkan beragam, mulai dari ikan, sayuran hijau, hingga sumber karbohidrat, buah-buahan dan sumber protein, agar anak-anak tidak bosan dan tetap mendapatkan nutrisi lengkap.
"Tujuan utama yakni untuk pemenuhan gizi anak, untuk itu kami sangat memperhatikan setiap detail menu dan kandungan gizinya," katanya lagi.
Dia menambahkan, pihaknya melibatkan masyarakat lokal setempat untuk menjadi tenaga kerja di SPPG Sentani Timur, dengan demikian maka program MBG memberi dampak ekonomis bagi masyarakat.
Baca juga: Pemprov Papua minta Program MBG diperluas ke wilayah terpencil
Baca juga: BGN targetkan pembangunan SPPG daerah 3T di Kabupaten Jayapura
"Tenaga kerja yang ada di SPPG Sentani Timur semuanya merupakan masyarakat lokal disini, kita berdayakan mereka menjadi juru masak, tenaga kebersihan dan juga untuk bagian keamanan," ujarnya lagi.
Pewarta: Agustina Estevani Janggo
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































