Jakarta (ANTARA) - Sony Pictures Entertainment (SPE) dan Sony Music Entertainment Japan membeli sebagian saham Peanuts Holding LLC yang sebelumnya dipegang oleh perusahaan hiburan dan keluarga asal Kanada, WildBrain.
Dikutip dari The Hollywood Reporter, Jumat, Sony mengakuisisi saham sekitar 41 persen yang dimiliki oleh WildBrain.
“Dengan kepemilikan saham tambahan ini, kami sangat senang dapat lebih meningkatkan nilai merek Peanuts dengan memanfaatkan jaringan global yang luas dan keahlian kolektif Grup Sony," ujar Presiden dan CEO grup Sony Music Entertainment Jepang Shunsuke Muramatsu.
Ia juga berkomitmen untuk meneruskan warisan Charles Schulz dan keluarga Schulz, bersama dengan SPE dan didukung oleh kemitraan berkelanjutan WildBrain.
Baca juga: Komik edisi pertama Superman tahun 1939 terjual Rp153 miliar
Sony kini akan fokus untuk menjaga agar karakter-karakter tersebut tetap dikenal publik dan membangun mereknya.
“Dengan kekuatan gabungan kami, kami memiliki kemampuan unik dan peluang luar biasa untuk melindungi dan membentuk masa depan karakter-karakter tercinta ini untuk generasi mendatang,” kata presiden dan CEO Sony Pictures Ravi Ahuja.
Kini "Peanuts" berada di dalam naungan Sony setelah menerima harga pembelian yang diungkapkan sekitar 460 juta dolar AS atau sekitar Rp7,7 triliun (asumsi kurs Rp16.753) untuk penjualan saham tersebut.
Komik Peanuts karya Charles M Schulz menjadi sebuah institusi Amerika di abad ke-20 berkat strip komik harian yang berjalan selama 50 tahun, dan baru berakhir setelah kematiannya pada tahun 2000.
Baca juga: Sony umumkan penjualan konsol PlayStation 5 tembus 80 juta unit
Baca juga: Webtoon dan Warner Bros berencana siapkan produksi 10 serial animasi
Penerjemah: Sinta Ambarwati
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































