Jakarta (ANTARA) - SM Entertainment mengumumkan akan mendebutkan sebuah grup pria baru sekaligus bakal aktif menerapkan kecerdasan buatan (AI) dalam sistem produksi musiknya.
Pengumuman ini dibuat sebagai bagian dari peta jalan “SM 3.0” , yang diuraikan dalam dua video yang dirilis Selasa (20/1) di saluran YouTube perusahaan yang menampilkan para eksekutif SM Entertainment termasuk co-CEO Jang Cheol Hyuk dan Tak Young Jun menurut siaran Korea Joongang Daily.
Salah satu kandidat yang dibocorkannya bisa menjadi anggota grup baru itu yakni anggota dari tim trainee pria SMTR25.
Baca juga: Gandeng SM Entertainment, Yim Si Wan akan rilis album solo pertama
“Dengan menempatkan artis sebagai pusat dan secara fleksibel menugaskan tim kreatif yang paling optimal, kami bertujuan untuk mencapai pertumbuhan dan transformasi secara bersamaan,” kata Tak.
SM berencana untuk memperkenalkan grup tersebut secara bertahap melalui acara variety show yang sementara berjudul “Reply High School” pada awal tahun ini.
Ini adalah grup pria pertama perusahaan dalam dua tahun sejak debut Riize pada September 2023.
Baca juga: Agensi ambil tindakan hukum penyalahgunaan data pribadi anggota RIIZE
“Di Tiongkok, kami bekerja sama dengan Tencent Music Entertainment; di Thailand, dengan True; dan di Jepang, kami saat ini sedang berdiskusi dengan beberapa mitra. Fokus kami adalah menciptakan kekayaan intelektual (IP) yang beresonansi secara lokal sambil mempertahankan identitas kreatif SM," ujar Tak.
Diketahui SM telah membangun sistem A&R yang disesuaikan dengan artis dan memperkuat infrastruktur globalnya melalui kolaborasi dengan anak perusahaan penerbitan musiknya yakni Kreation Music Rights (KMR).
Melalui KMR, SM bertekad dalam lima tahun ke depan dapat membangun perusahaan penerbitan terbesar dan paling dihormati di Asia, tumbuh lebih jauh sebagai pusat kekayaan intelektual dan pemimpin yang membentuk masa depan pasar musik.
Baca juga: Agensi tindak tegas pelaku kejahatan yang targetkan YoonA SNSD
Sementara pada peningkatan A&R menggunakan AI nantinya akan digunakan menganalisis puluhan ribu lagu yang terkumpul selama tiga dekade dan merekomendasikan lagu-lagu yang sangat cocok untuk setiap artis kepada penggemar.
“SM memiliki keunggulan tersendiri karena mampu memanfaatkan kemampuan teknologi AI dari perusahaan induknya, Kakao, dan kami melihat potensi kuat untuk sinergi yang berarti di persimpangan lanskap K-pop yang berkembang pesat dan AI,” kata Jang.
Baca juga: Super Junior umumkan comeback bulan Juli dengan album lengkap
Baca juga: SHINee "anniversary" ke-17 tahun dengan rilis single baru
Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































