100 Musisi Heal Sumatra salurkan donasi pada korban bencana Sumatera

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Gerakan solidaritas 100 Musisi Heal Sumatra menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban bencana alam di wilayah Sumatera.

"Ini membuktikan kesetiakawanan sosial antara artis musisi, alumni kampus, swadaya masyarakat, BUMN dan pemerintah pada saatnya dibutuhkan terasa hebat dampaknya. Kegiatan yang mengharukan dan membanggakan untuk Indonesia," kata salah satu pengagas gerakan 100 Musisi Heal Sumatra Kadri Mohamad dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.

Bersama dengan penggagas gerakan lainnya yakni dr. Tompi dan Irma Hutabarat, Kadri menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan hasil dari konser amal dan rangkaian kegiatan penggalangan dana yang melibatkan musisi lintas generasi, komunitas, serta dukungan berbagai pihak.

Dari dua konser amal yang diselenggarakan, komitmen donasi yang berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp17 miliar.

Dalam proses penyaluran bantuan, kolaborasi juga dilakukan bersama mitra nasional seperti Yayasan Matauli, ILUNI UI, ILUNI Fakultas, dan ILUNI UI Wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, serta jaringan mitra lokal di wilayah terdampak guna memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan berkelanjutan.

Baca juga: Tompi singgung Glenn Fredly di konser amal bencana Sumatra

Donasi yang dihimpun mencakup bantuan dalam bentuk dana tunai serta sebagian bantuan barang, termasuk dukungan masing-masing sebesar Rp1 miliar dari sejumlah perusahaan BUMN, yaitu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), PT Pertamina (Persero), PT Mineral Industri Indonesia (Persero), dan PT PLN (Persero).

Seluruh donasi yang dihimpun disalurkan melalui model distribusi berbasis kebutuhan, dengan data lapangan sebagai landasan utama dalam menentukan prioritas bantuan. Cakupan bantuan meliputi penyediaan air bersih dan sanitasi, logistik pangan dan nonpangan, pelayanan kesehatan darurat, obat-obatan, hingga dukungan psikososial bagi para penyintas.

Bantuan yang disalurkan seperti kebutuhan dasar seperti sembako, water filter, solar panel dan jaringan komunikasi yang didistribusikan secara proporsional di wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Terdapat pula bantuan operasional rumah sakit dan pengadaan alat kesehatan di RS Langsa dan RS Tamiang.

Sebagai respons awal pada fase tanggap darurat, 100 Musisi Heal Sumatra juga akan menerjunkan relawan ke lokasi bencana yang telah dibekali keterampilan Psychological First Aid (PFA) untuk memberikan dukungan psikologis dasar kepada penyintas.

Kepala Bidang Sustainability dan Social Impact ILUNI UI Adhiyatni Putri menambahkan bahwa upaya tanggap darurat dan pemulihan pascabencana merupakan tantangan besar yang membutuhkan kerja cepat dan kolaboratif.

Dukungan berbagai pihak, termasuk Kantor Utusan Khusus Presiden, menjadi faktor penting dalam mempercepat proses bantuan dan pemulihan di lapangan.

“Masih banyak yang perlu diupayakan, dan tugas kita untuk membantu saudara-saudara kita di Sumatra belum selesai,” katanya,

Baca juga: 100 musisi gelar konser amal bantu korban bencana Sumatra

Baca juga: Action Humanity kirim bantuan dan pemulihan trauma untuk Aceh Tamiang

Baca juga: Enam jembatan diresmikan, akses Agam kembali lancar pascabencana

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |