Jakarta (ANTARA) - Tim asal Jerman, Skyliners, siap membuat kejutan dalam Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) 3x3 World Tour Bucharest 2025, yang diselenggarakan di Rumania, pada 8-9 November.
Berdasarkan laman FIBA 3x3 yang dikutip di Jakarta, Jumat, Skyliners sebelumnya mengejutkan publik setelah menjuarai World Tour Abu Dhabi, dengan menyingkirkan tim peringkat teratas dunia, Ub asal Serbia dalam babak semifinal yang berlangsung sengit.
Kedua tim kini kembali bertemu dalam laga pembuka grup A yang diprediksi berlangsung panas.
Baca juga: 14 tim bertarung dalam 3x3 Wold Tour Final 2025
Ub yang gagal menembus final dalam tiga turnamen terakhir, bertekad bangkit menjelang Grand Final di Manama.
Persaingan di grup A semakin ketat dengan kehadiran Riffa (Bahrain), yakni tim yang konsisten menembus semifinal dalam tiga seri terakhir.
Unggulan kedua, Miami (Amerika Serikat), juga berambisi menghapus kekecewaan setelah dua kali finis sebagai runner-up.
Mereka akan menghadapi Vienna (Austria), juara World Tour Debrecen yang sempat mengalahkan Skyliners di final, serta Bucharest Stiinta (Rumania) yang tampil di depan publik sendiri.
Baca juga: Leon Fertig jadi MVP FIBA 3x3 World Tour Abu Dhabi 2025
Sementara itu, unggulan ketiga Amsterdam Rabobank (Belanda) masih memburu kemenangan perdana musim ini. Mereka akan bersaing di grup C bersama Chongming (China) dan satu tim pemenang dari kualifikasi, yaitu antara Toulouse (Prancis), Barcelona (Spanyol), serta Lausanne (Swiss).
Terakhir, untuk grup D akan mempertemukan Liman (Serbia) dan Raudondvaris Hoptrans (Lituania), serta satu tim dari babak kualifikasi B yang diikuti Carolina (Puerto Riko), Ulaanbaatar MMC Energy (Mongolia), dan Podebrady (Ceko).
Seri Bucharest akan menjadi penutup musim reguler dalam FIBA 3x3 World Tour 2025.
Baca juga: Skyliners juara FIBA 3x3 World Tour Abu Dhabi 2025
Penerjemah: Donny Aditra
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































