Sinner atur pertemuan dengan Djokovic di semifinal Australian Open

1 week ago 6
Saya akan bangun pagi dan berharap dapat memainkan pertandingan yang bagus. Jika ingin menang, harus bermain sebaik mungkin

Jakarta (ANTARA) - Jannik Sinner melanjutkan upayanya meraih gelar juara tiga kali berturut-turut di Australian Open dengan menyingkirkan Ben Shelton pada babak perempat final, Rabu, untuk berhadapan dengan Novak Djokovic di semifinal.

Juara bertahan dua kali, yang tak terkalahkan di Melbourne sejak 2023, itu melaju melewati unggulan kedelapan tersebut dengan skor 6-3, 6-4, 6-4 untuk memastikan tempatnya di babak empat besar.

"Sangat sulit bermain melawan Ben. Dia memiliki servis yang sangat, sangat kuat dan saya merasa dia semakin berkembang pesat dari tahun ke tahun," kata Sinner dikutip dari ATP.

Baca juga: Djokovic dan Sinner berpotensi bertemu di semifinal Australian Open

"Terutama setelah jeda musim, Anda tidak tahu bagaimana pemain tertentu akan bermain melawan Anda dan banyak hal yang berubah. Saya sangat senang dengan penampilan hari ini."

Shelton hanya kehilangan satu set dalam perjalanannya ke perempat final Australian Open ketiga, tetapi seperti dalam pertemuan sebelumnya, ia kesulitan untuk menampilkan permainan eksplosifnya melawan petenis Italia tersebut.

Sinner mengekspos kelemahan backhand Shelton, menyerangnya di sisi forehand, dan mendominasi dari garis belakang untuk meningkatkan catatan head to head menjadi 9-1. Keempat pertemuan besar mereka kini dimenangi oleh Sinner, dua kali di Australia dan dua kali di Wimbledon.

Menuju semifinal Grand Slam kesembilannya dan yang ketiga di Australian Open, juara empat kali Grand Slam itu menghadapi ujian berat berikutnya melawan juara 10 kali Djokovic.

Sinner telah menikmati kesuksesan semifinal yang luar biasa melawan petenis Serbia itu sebelumnya, mengalahkannya pada babak tersebut di Australian Open 2024, Roland Garros 2025, dan Wimbledon 2025.

"Ini adalah momen-momen yang dilatih," kata Sinner tentang menghadapi Djokovic.

"Saya akan bangun pagi dan berharap dapat memainkan pertandingan yang bagus. Jika ingin menang, harus bermain sebaik mungkin."

"Di masa lalu saya telah mendapatkan pelajaran berharga dan hasilnya tidak terlalu penting, yang penting adalah meningkatkan kemampuan sebagai pemain dan sebagai pribadi," ujar petenis berusia 24 tahun itu.

Baca juga: Sinner melenggang ke perempat final Australian Open

"Kita beruntung masih memiliki Novak di sini, yang memainkan tenis luar biasa di usianya."

Tangguh di balik servis pertamanya dan tak tergoyahkan dalam reli panjang, unggulan kedua itu tidak memberi Shelton ruang untuk leluasa bergerak.

Sinner dengan cepat menemukan ritmenya di Rod Laver Arena. Ia memberikan pukulan penentu, mematahkan servis Shelton ketika petenis peringkat tujuh dunia itu tertinggal 1-3.

Sinner menutup set pertama dengan dominan, mengakhiri set dengan keunggulan 18–4 dalam jumlah winner berbanding unforced error, dan membawa momentum itu dengan mulus ke set kedua.

Tekanan pada permainan Shelton semakin meningkat, tetapi ia tidak mampu menemukan pola permainan yang jelas dan tersandung di momen-momen krusial.

Shelton menyia-nyiakan ketiga break point yang ia ciptakan di set tersebut dan melakukan 17 unforced error lagi, memungkinkan Sinner untuk semakin unggul.

Sinner, yang tampak kesulitan secara fisik di akhir set kedua, mendapatkan break penentu di set ketiga pada gim kesembilan ketika Shelton melakukan kesalahan ganda saat tertinggal 15/40.

Petenis Italia itu menutup set dengan servisnya untuk melaju setelah dua jam 23 menit.

Baca juga: Djokovic ke semifinal Australian Open setelah Musetti mundur

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |