Satu orang meninggal dunia akibat kebakaran di Jakarta Pusat

10 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Kebakaran menghanguskan satu unit rumah di Kelurahan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia, diduga karena kesulitan bernafas.

"Korban yang meninggal dunia diduga mengalami gagal nafas karena banyaknya asap di lokasi kejadian," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung di Jakarta, Sabtu.

Menurut dia, kebakaran itu terjadi pada Sabtu, 21 Maret 2026, sekitar pukul 07.00 WIB di JL Bahari II, Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang menghanguskan satu rumah dan empat unit sepeda motor.

Dia mengatakan korban yang meninggal dunia itu atas nama Evi Marita (56), penghuni rumah yang terbakar, dan merupakan pegawai negeri sipil (PNS).

Salah satu saksi, kata dia, melihat api yang membakar motor di depan tempat kejadian perkara (TKP) itu sekira pukul 07.00 WIB.

Sementara itu, saksi lainnya melihat kepulan asap di TKP yang berjarak kurang lebih 100 meter itu setelah melaksanakan shalat Idul Fitri, kemudian langsung meminta tolong kepada warga dan berusaha memadamkan api.

"Karena apinya terlalu besar, akhirnya menelpon Damkar (pemadam kebakaran) untuk meminta bantuan," ujar Reynold.

Tak lama, Damkar tiba di lokasi kejadian dan segera melakukan pemadaman. Dalam waktu setengah jam, api dapat dipadamkan.

Baca juga: Gulkarmat ingatkan warga periksa instalasi listrik sebelum rumah ditinggal mudik

Baca juga: Gulkarmat Jaktim gencarkan sosialisasi cegah kebakaran saat mudik

Baca juga: Wali Kota imbau warga perhatikan keamanan rumah sebelum mudik

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |