Satgas Brimob bersihkan sekolah dari material banjir di Aceh Tamiang

1 month ago 29

Banda Aceh (ANTARA) - Personel kepolisian yang tergabung dalam Satgas Brimob Nusantara membersihkan lingkungan sekolah terdampak bencana dari material banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto di Banda Aceh, Selasa, mengatakan ada dua bangunan dan lingkungan sekolah yang dibersihkan dari material banjir yakni SMP Negeri 1 Manyak Payed dan TK Manyak Payed.

"Pembersihan bangunan dan lingkungan sekolah untuk mempercepat pemulihan sarana belajar mengajar terdampak bencana. Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat pascabencana," katanya.

Pembersihan bangunan dan lingkungan sekolah dipimpin Komandan Satgas (Dansatgas) Brimob Nusantara AKBP Iwan Hidayat selaku perwira pengendali bersama personel gabungan dari Polda Sulawesi Selatan, Polda Nusa Tenggara Barat, dan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca juga: Polri bersihkan lumpur di sekolah Aceh Tamiang agar KBM terlaksana

Joko Krisdiyanto mengatakan kehadiran personel Polri di Kabupaten Aceh Tamiang tersebut bertujuan untuk mempercepat pemulihan lingkungan, khususnya sarana dan prasarana pendidikan yang terdampak banjir.

Dalam kegiatan tersebut, kata dia, personel Polri bergotong royong membersihkan lumpur di halaman sekolah, ruang kelas, serta area sekitar lingkungan sekolah dan akses jalan yang dilalui. Upaya ini dilakukan agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman.

Menurut dia, kehadiran Polri di wilayah bencana menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif membantu masyarakat dalam pemulihan pascabencana, termasuk memastikan lingkungan pendidikan kembali bersih dan layak digunakan.

Baca juga: Brimob Polda Aceh bersihkan lumpur sekolah di Aceh Tamiang

"Kehadiran personel Polri dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta membantu meringankan beban warga dalam menghadapi dampak bencana alam," kata Joko Krisdiyanto.

Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |