Salah kaprah yang terus diulang dalam ucapan Lebaran

4 hours ago 5
Masyarakat dan media massa berpotensi salah menulis undangan untuk bermaaf-maafan. Hal itu terjadi karena banyak kata bersaing dalam bahasa Indonesia atau adanya variasi dalam penulisan, antara lain halal bi halal atau halal bihalal.

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah menetapkan Lebaran 1477 jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Seketika ucapan selamat Lebaran bertebaran di berbagai platform media sosial.

Rasanya kurang afdal jika Lebaran tanpa ucapan selamat untuk para kerabat dan handai tolan. Ucapan itu mengandung fungsi bahasa ekspresif dan fatis, satuan lingual yang digunakan untuk memulai, mempertahankan, atau mengukuhkan komunikasi antara komunikator dan komunikan.

Media yang digunakan untuk penyampaian ucapan selamat Lebaran mengalami perubahan dari zaman ke zaman. Semula masyarakat menyampaikan selamat Lebaran menggunakan kartu khusus yang dikirimkan melalui kantor pos pada era 1980—1990.

Era berikutnya pada awal 2000-an, masyarakat menyampaikan ucapan Selamat Lebaran melalui pesan pendek (short message service) dan blackberry messenger.

Saat Lebaran 1447 masyarakat mengirim ucapan itu melalui grup-grup Whatsapp dan media sosial lainnya. Sebagian pesan juga dikirim secara personal melalui Whatsapp.

Pembeda lainnya, pada Lebaran 1447 ini mereka juga menyertakan foto diri atau foto keluarga dalam ucapan Lebaran.

Model ucapan Lebaran seperti itu pernah dilakukan surat kabar harian pada 2010-an. Keruan saja penyampaian ucapan selamat Lebaran melalui media massa itu berbayar, mirip iklan baris.

Baca juga: Ragam inspirasi ucapan Idul Fitri untuk orang terdekat

Kesalahan ejaan

Ucapan Lebaran dalam bentuk teks atau lisan membentuk komunikasi untuk memperkuat ikatan sosial.

Pesan-pesan Lebaran lazimnya mengombinasikan unsur doa (misalnya taqabbalallahu), permohonan maaf, dan ucapan selamat yang tulus. Semua itu secara psikologis mampu memperkuat hubungan antarmanusia. Namun, penulisan ucapan selamat Lebaran itu banyak yang keliru.

Setidaknya hal itu tercermin di berbagai kelompok Whatsapp. Begitu juga ucapan selamat di spanduk-spanduk yang terbentang di halaman masjid atau musala sama saja, banyak terjadi kesalahan penulisan.

Baca juga: Presiden Halal bihalal di Istana

Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |