Rusia tawarkan peluang kuliah gratis untuk mahasiswa Indonesia

5 days ago 3

Jakarta (ANTARA) - Federasi Rusia menawarkan peluang kuliah gratis untuk para mahasiswa asal Indonesia melalui berbagai skema yang tersedia.

"Rusia menawarkan peluang yang luas bagi warga negara asing untuk memperoleh pendidikan berkualitas tinggi secara gratis, dan kesempatan ini dimanfaatkan secara aktif oleh para mahasiswa," kata Wakil Menteri Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Rusia Andrey Omelchuk dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Andrey menyebut mahasiswa dapat memilih untuk menempuh pendidikan dengan biaya sendiri maupun secara gratis, dimana proses penerimaan mahasiswa di universitas-universitas Rusia dimulai pada bulan Juni.

Baca juga: Kemdiktisaintek jajaki kolaborasi riset dan pendidikan dengan Rusia

Untuk mendaftar, kata dia, calon mahasiswa perlu memilih universitas tujuan dan mengirimkan dokumen melalui situs web universitas, panitia penerimaan mahasiswa di kampus (jika tersedia), platform Ru.ID, atau langsung melalui panitia penerimaan universitas apabila datang ke kampus secara langsung.

Andrey menjelaskan kesempatan kuliah gratis tersedia melalui dua jalur. Pertama, melalui kuota yang diberikan Pemerintah Federasi Rusia. Kedua, dengan menjadi pemenang atau peraih posisi runner-up dalam olimpiade yang diselenggarakan universitas Rusia maupun olimpiade internasional.

"Tahun lalu kami meluncurkan program hibah baru untuk mendukung para calon mahasiswa berbakat. Para pemenang dan peraih posisi runner-up dalam Olimpiade Internasional Open Doors mendapatkan paket dukungan yang lebih luas, yang mencakup tidak hanya pembebasan biaya kuliah dan beasiswa, tetapi juga biaya perjalanan, akomodasi, serta asuransi kesehatan," ujarnya.

Andrey mengungkapkan saat ini terdapat sekitar 400.000 mahasiswa internasional menempuh pendidikan di Rusia, dimana sekitar 500 orang diantaranya merupakan mahasiswa Indonesia.

Adapun bidang studi yang paling diminati mahasiswa Indonesia di Rusia meliputi hubungan internasional, manajemen, kedokteran, serta minyak dan gas. Selain itu, sejumlah mahasiswa Indonesia juga memilih program studi di bidang teknis, seperti ilmu komputer, matematika, teknologi informasi, dan berbagai disiplin ilmu lainnya.

Berbagai keuntungan yang dapat diperoleh oleh mahasiswa di Rusia adalah kemampuan bekerja di lebih dari 180 negara, serta ijazah yang telah disetarakan, yang berarti ijazah Rusia dapat diakui secara resmi di Indonesia tanpa harus melalui prosedur verifikasi tambahan yang rumit.

"Kementerian Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Rusia berupaya memastikan mahasiswa berbakat dari luar negeri dapat sepenuhnya fokus pada studi mereka dan merasa senyaman mungkin selama berada di negara kami," ucap Andrey Omelchuk.

Baca juga: Rusia tambah kuota beasiswa bagi pelajar Indonesia

Baca juga: Dubes Rusia upayakan penambahan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI Brian Yuliarto menyebutkan pihaknya telah memperkuat kerja sama di bidang pendidikan tinggi dengan Federasi Rusia.

Melalui perjanjian ini, kedua negara akan mendorong pertukaran mahasiswa, dosen, dan peneliti, menyelenggarakan program riset bersama,memfasilitasi beasiswa hingga mempromosikan pembelajaran bahasa dan budaya masing-masing.

"Saya percaya bahwa pendidikan tinggi harus menjadi jembatan peradaban. Harapannya, kolaborasi ini akan membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda kedua negara untuk belajar, berinovasi, dan berkontribusi bagi masa depan yang lebih baik," ucap Brian Yuliarto.

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |