Respon arahan Prabowo, Khofifah siapkan kebgub untuk kebersihan wisata

20 hours ago 1
Jadi tidak dialamatkan secara khusus ke Banyuwangi, tapi lingkaran-lingkaran di mana banyak wisatawan termasuk adalah desa wisata, semua insyaallah akan tercover. Ini ada keputusan Gubernur yang sedang dibahas hari ini

Jakarta (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyiapkan keputusan gubernur (kebgub) sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan kebersihan di kawasan wisata.

"Pokoknya kita harus siap untuk melakukan arahan dari Bapak Presiden, dan Pemprov akan menyiapkan Keputusan Gubernur," kata Khofifah menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.

Khofifah menyampaikan penyusunan keputusan gubernur tersebut saat ini tengah dibahas oleh Biro Hukum dan Lingkungan Hidup. Kebijakan itu dirancang untuk menjangkau kawasan-kawasan yang banyak dikunjungi wisatawan, termasuk desa wisata di Jawa Timur.

Menurut Khofifah, kebijakan tersebut tidak ditujukan secara khusus kepada satu daerah tertentu, melainkan seluruh lingkaran destinasi wisata di berbagai wilayah. Langkah ini dimaksudkan agar upaya menjaga kebersihan dapat diterapkan secara merata.

"Jadi tidak dialamatkan secara khusus ke Banyuwangi, tapi lingkaran-lingkaran di mana banyak wisatawan termasuk adalah desa wisata, semua insyaallah akan tercover. Ini ada keputusan Gubernur yang sedang dibahas hari ini," kata dia.

Diketahui, dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di Sentul Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2), Presiden Prabowo Subianto menyoroti tentang masih banyaknya sampah di pantai-pantai di beberapa wilayah, termasuk Pantai Pancur Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur.

Terkait sorotan dalam rakornas tersebut, Khofifah mengatakan pihaknya telah mengonfirmasi langsung kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

"Iya, jadi saya sudah langsung mengonfirmasi ke Bupati Banyuwangi, kebetulan yang ditayangkan. Menurut Bupati Banyuwangi, kebetulan itu bukan area dalam otoritas kewenangan Pemkab," kaya Khofifah.

Dia menjelaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam menjaga kebersihan telah berjalan sejak lama, termasuk melalui program pengelolaan sampah yang masih eksis hingga saat ini.

"Jadi kepada semua tim di Jawa Timur saya selalu sampaikan, enggak akan ada wisatawan datang kalau tidak bersih, dan Banyuwangi itu sampai memberikan berbagai apresiasi bagi mereka yang kampungnya bersih, kemudian lingkungannya bersih. Saya mengikuti persis," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga merespons arahan Presiden Prabowo terkait pentingnya menjaga situs peninggalan sejarah.

Diketahui, dalam rakornas itu, Kepala Negara juga mengingatkan pemerintah daerah agar tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa dengan menjaga dan melindungi situs-situs bersejarah yang menjadi bagian dari perjalanan Indonesia menuju kemerdekaan.

"Saya mau tanya, di mana Stasiun RRI yang digunakan oleh Bung Tomo waktu pertempuran 10 November? Apakah masih ada? Di mana situs-situs Majapahit? Saya dengar ada beberapa yang sudah jadi pabrik saudara-saudara," kata Prabowo.

Terkait hal itu, Khofifah mengatakan dirinya telah meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur untuk melakukan verifikasi terhadap lokasi-lokasi yang diklaim sebagai cagar budaya.

"Jadi saya rasa perlu verifikasi. Jadi di RRI selalu menyampaikan bahwa ini adalah cagar budaya, ini juga Bung Tomo di sini. Tetapi bahwa Dinas Budpar Jawa Timur saya juga minta verifikasi yang benar yang di mana. Kira-kira apa yang menjadi arahan Bapak Presiden kita akan tindaklanjuti secara lebih detail ya," pungkasnya.

Pewarta: Fathur Rochman/Genta Tenri Mawangi
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |