PWNU DKI gandeng Dharma Jaya sembelih kurban agar modern dan higienis

3 months ago 21

Jakarta (ANTARA) - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta menggandeng Perumda Dharma Jaya untuk menyembelih sebanyak 13 hewan kurban di Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dengan lebih modern dan higienis.

"Alhamdulillah tahun ini bekerja sama dengan Dharma Jaya karena lebih praktis dan mengurangi pengotoran di tempat penyembelihan," kata Ketua PWNU DKI Jakarta Samsul Ma’arif di Perumda Dharma Jaya, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Kamis.

Langkah ini disebut sebagai upaya modernisasi pemotongan hewan kurban agar lebih higienis, praktis, dan sesuai standar kesehatan pangan di Jakarta.

Samsul menjelaskan kerja sama dengan Dharma Jaya merupakan pengalaman pertama bagi PWNU DKI Jakarta.

Selama ini PWNU DKI melakukan penyembelihan secara tradisional di lingkungan masjid atau permukiman warga.

"Untuk pertama kalinya, proses penyembelihan hewan kurban dilakukan bekerja sama dengan Perumda Dharma Jaya," ucap Samsul.

Dia menilai sistem rumah potong modern milik Dharma Jaya jauh lebih baik karena telah memenuhi standar ASUH, yakni aman, sehat, utuh, dan halal. Selain itu, juru sembelih halal (juleha) di lokasi juga telah tersertifikasi.

"Dari segi sanitasi dan kebersihan jauh lebih baik. Kita menjaga kesehatan hewan, menjaga kebersihan, dan prosesnya juga lebih praktis serta cepat," ucap Samsul.

Samsul berharap fasilitas penyembelihan modern dapat diperluas ke seluruh wilayah Jakarta.

Ia menambahkan seluruh proses dari penyembelihan, pengemasan hingga distribusi daging kurban ditangani langsung oleh Dharma Jaya.

PWNU DKI Jakarta hanya menerima daging yang telah dikemas rapi untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat.

"Semua sudah terkemas, tinggal kita kirim ke masyarakat melalui jaringan NU di wilayah," ujar Samsul.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman menyambut baik kepercayaan yang diberikan PWNU DKI Jakarta kepada Dharma Jaya dalam penanganan pemotongan hewan kurban tahun ini.

"Ini menjadi kebanggaan bagi Dharma Jaya karena mendapat kepercayaan dari PWNU untuk memproses hewan kurbannya di sini. Tentunya kami sudah memiliki standar yang diterima masyarakat dan dinas kesehatan," kata Raditya.

Raditya memastikan seluruh proses pemotongan dilakukan sesuai syariat Islam dan diawasi secara ketat oleh tenaga profesional bersertifikat.

Baca juga: Posko Haji Lulung sembelih 34 hewan kurban untuk warga Jakarta

Baca juga: Masjid Al-Azhar sembelih 14 sapi dan 43 kambing termasuk kurban JK

Baca juga: Juleha minta penyembelihan hewan kurban dilakukan dengan adab ihsan

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |