Jakarta (ANTARA) - Asisten pelatih timnas panjat tebing disiplin speed Indonesia Fitriyani menyebut konsistensi menjadi pekerjaan rumah, meski Kadek Adi Asih/Rajiah Sallsabillah meraih medali perak nomor speed estafet (relay) putri dalam World Climbing Series Chongqing, China, Minggu.
"Kenyataannya memang mempertahankan gelar lebih susah daripada mengejarnya," kata dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, seusai mendampingi pasangan tersebut menerima medali.
Menurut dia, konsistensi perlu ditingkatkan agar performa atlet tetap terjaga pada setiap turnamen yang diikuti. Oleh sebab itu, salah satu pekerjaan rumah di timnas ke depannya adalah menjaga konsistensi performa oleh para atlet.
Fitriyani menyatakan terkait kebijakan memasangkan setiap atlet dalam setiap nomor relay putra, putri, maupun campuran bukanlah masalah utama. Karena seluruh atlet siap berkompetisi bersama pasangan mana pun sesuai kebutuhan tim.
Sementara itu, pasangan atlet panjat tebing Indonesia Raji'ah Sallsabillah dan Kadek Adi Asih berhasil menyabet medali perak nomor speed estafet (relay) putri dalam World Climbing Series Chongqing di China, Minggu.
Baca juga: Kadek Asih/Raji'ah sabet perak speed relay putri seri Chongqing
Mereka kalah cepat melawan wakil tuan rumah, Jingyue Fan dan Shaoqin Zhang. Kadek membukukan waktu 6,7 detik, sedangkan Rajiah 8,6 detik sehingga waktu total yang diraih 15,3 detik.
Sementara Fan mengemas waktu 6,43 detik dan Zhang 6,54 detik sehingga waktu total tercatat 12,97 detik.
Adapun medali perunggu diraih pasangan dari Italia yang diperkuat Giulla Randi dan Beatrice Colli. Mereka berhasil mengalahkan wakil Prancis yang diperkuat Louise Fountaine dan Capucine Viglione.
Pada nomor speed relay putra, Indonesia diperkuat Antasyafi Robby Al Hilmi dan Raharjati Nursamsa. Namun langkah mereka harus terhenti di babak perempat final.
Pada akhirnya, medali emas diraih pasangan atlet asal Ukraina, sedangkan perak dan perunggu masing-masing diraih wakil Amerika Serikat dan China.
Selain turun di nomor speed relay putra maupun putri, Indonesia juga turun di nomor speed individu putra, speed individu putri, dan speed relay campuran. Tetapi, atlet Tanah Air belum berhasil membawa pulang medali.
Baca juga: Yenny Wahid targetkan tiga medali panjat tebing di Asian Games 2026
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































