Jakarta (ANTARA) - Sekitar 25 personel gabungan PPSU dan satuan tugas (Satgas) Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur melakukan penanganan dampak banjir di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Cipinang Cempedak, Jatinegara.
"Ada sekitar 25 personel gabungan yang dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan genangan. Hingga pukul 10.40 WIB genangan masih sekitar 45 sentimeter (cm)," kata Lurah Cipinang Cempedak Rico Eka Putra Rifai di Jakarta, Kamis.
Mereka membersihkan tali-tali air sambil membantu petugas Polantas mengatur lalu lintas, khususnya dari arah Cililitan menuju Tanjung Priok.
"Pengaturan lalu lintas agar kendaraan tidak terjebak genangan yang lebih tinggi," ujarnya.
Rico menyebut, banjir terjadi sekitar pukul 06.45 WIB saat cuaca diguyur hujan deras. Ketinggian genangan bervariasi antara 30 hingga 50 sentimeter khususnya di depan Patria Park Cawang.
"Pada sisi kiri jalan sepertinya lebih tinggi, sehingga PPSU harus menjaganya agar kendaraan tidak terjebak," ucap Rico.
Menurut Rico, banjir terjadi akibat hujan cukup lebat dan lokasi jalan merupakan daerah cekungan. "Genangan tadi pagi sempat surut sekitar pukul 08.15 WIB. Namun karena cuaca diguyur hujan deras lagi, maka genangan kembali naik," kata Rico.
Baca juga: Banjir di Jakarta semakin meluas hingga merendam 45 RT dan 22 jalan
Adapun personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Timur (Jaktim) melaporkan, banjir yang melanda beberapa wilayah hari ini mengganggu aktivitas warga, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk.
"Genangan hingga banjir air yang bertahan hingga siang hari membuat mobilitas warga terbatas," kata Kepala Satuan Tugas Koordinator Wilayah BPBD Jakarta Timur Ali Kojim saat dihubungi ANTARA di Jakarta Timur, Kamis.
Seperti di Jalan Taruna Pahlawan Revolusi, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit banjir mencapai 50 sentimeter sejak pukul 11.00 WIB.
Kondisi ini menyebabkan akses jalan lingkungan sulit dilalui dan aktivitas warga terganggu, terutama bagi anak-anak dan lanjut usia (lansia).
Selain Pondok Bambu, banjir juga terjadi di Jalan Cempaka VI RW 009 RT 008, Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, dengan ketinggian air sekitar 15 sentimeter.
Meski genangan tergolong ringan, warga mengaku aktivitas keluar-masuk permukiman menjadi terhambat.
Baca juga: Banjir ganggu aktivitas warga di sejumlah permukiman di Jaktim
Baca juga: Banjir di Jakarta meluas kini genangi 12 RT dan 17 jalan
Sementara itu, genangan setinggi 10 sentimeter terpantau di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara.
Meski tidak separah di wilayah permukiman, genangan di ruas jalan ini berpotensi memperlambat arus kendaraan dan menimbulkan kemacetan.
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































