Psikolog: Jangan menghakimi diri sendiri saat refleksi akhir tahun

1 month ago 29
Menghakimi diri sendiri secara berlebihan hanya akan menurunkan semangat dan kesehatan mental di tahun mendatang

Samarinda (ANTARA) - Psikolog dari Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Kalimantan Timur (Kaltim) Nur Aisyah Rahmani mengajak masyarakat untuk menumbuhkan rasa kasih sayang terhadap diri sendiri saat melakukan perenungan akhir tahun.

"Menghakimi diri sendiri secara berlebihan hanya akan menurunkan semangat dan kesehatan mental di tahun mendatang," kata Aisyah di Samarinda, Selasa.

Ia menilai momen pergantian tahun sering kali berubah menjadi waktu yang penuh tekanan karena kebiasaan orang berfokus pada kegagalan.

Menurut dia, banyak orang kerap terpaku pada target-target yang belum tercapai tanpa melihat kembali proses perjuangan yang telah mereka lalui.

Baca juga: Akhir Tahun: liburan, refleksi, dan pesta yang terasa wajib

Aisyah menekankan penilaian tahunan seharusnya tidak menjadi ajang untuk menyalahkan diri sendiri atas kekurangan yang terjadi.

"Mari mulai melihat kembali kemenangan-kemenangan kecil yang mungkin terlupakan selama dua belas bulan terakhir," ajak Aisyah.

Lebih lanjut, ia mengatakan menghargai pencapaian sederhana ini dinilai jauh lebih menyehatkan batin dibandingkan hanya memikirkan cita-cita besar yang meleset.

Terkait strategi menyongsong tahun baru, ia mengingatkan agar warga tidak terjebak membuat janji perubahan atau resolusi yang terlalu muluk.

Baca juga: Refleksi akhir tahun, mengawal muruah otda dan keadilan fiskal

"Target yang terlalu tinggi dan kaku tanpa pertimbangan matang justru berpotensi menjadi beban pikiran yang berat di kemudian hari," katanya.

Sebagai cara yang lebih sehat, tambah Aisyah, penetapan niat yang lebih luwes dan masuk akal sangat disarankan. Cara ini memungkinkan seseorang untuk tetap berkembang tanpa merasa tertekan oleh tuntutan kesempurnaan yang tidak nyata.

Aisyah menjelaskan inti dari perenungan akhir tahun yang sehat adalah kemampuan menutup lembaran lama dengan rasa syukur dan penerimaan diri secara utuh.

"Sikap berbaik hati pada diri sendiri ini memberikan ruang yang luas bagi pertumbuhan pribadi yang lebih positif di tahun yang baru," ucap Aisyah.

Baca juga: Refleksi kebijakan fiskal di tahun transisi

Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |