Jakarta (ANTARA) - Aktris Prilly Latuconsina, yang juga berkecimpung di balik layar perfilman, resmi mengundurkan diri dari rumah produksi Sinemaku Pictures yang dia dirikan sejak tahun 2019.
Pernyataan itu dia sampaikan melalui unggahan foto teks di Instagram miliknya pada Senin.
"Hari ini, secara resmi aku menyatakan pengunduran diriku dari Sinemaku Pictures, baik sebagai pemegang saham maupun sebagai anggota direksi," kata Prilly melalui akun @prillylatuconsina96.
Keputusan untuk keluar dari rumah produksi yang dia dirikan bersama Umay Shahab dan Yahni Dhamayanti lahir dari kebutuhan memiliki ruang untuk bertanggung jawab sepenuhnya atas suara kreatif yang dia bangun.
Baca juga: Momen selebritas rayakan tahun baru 2026 bersama orang terkasih
"Keputusan ini lahir dari kebutuhan untuk memiliki ruang di mana aku dapat memikul tanggung jawab sepenuhnya atas visi dan suara kreatif yang ingin aku bangun. Pengunduran diri ini bukanlah akhir, justru sedang mencari bentuk dan ruang yang lebih jujur denganku," kata dia.
Dia berkomitmen terus berkarya dan melanjutkan cerita yang ingin diperjuangkan di ruang dan cara yang lebih baik sebagai kontribusi kepada industri yang telah membesarkan namanya.
Sinemaku Pictures telah menelurkan sejumlah karya film diantaranya "Kukira Kau Rumah", "Ketika Berhenti di Sini", "Bolehkah Sekali Saja Kumenangis", dan "Hanya Namamu dalam Doaku".
Film dari rumah produksi ini mengeksplorasi berbagai genre dari drama hingga horor, dengan proyek terbaru seperti "Perayaan Mati Rasa" dan "Patah Hati yang Kupilih" yang tayang di bioskop-bioskop seluruh Indonesia.
Film-film mereka sering melibatkan talenta muda dan mengangkat tema emosional, bahkan meraih rekor MURI untuk film dengan penonton terbanyak pada masa pandemi.
Baca juga: Prilly Latuconsina cerita tantangan jadi ibu muda di film terbaru
Baca juga: Kemenekraf geliatkan industri film dan musik Indonesia bersama KOCCA
Baca juga: Netflix tegaskan komitmen dukung ekosistem industri film Indonesia
Baca juga: Fadli Zon nilai film Indonesia sudah jadi tuan rumah di negeri sendiri
Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































