Jakarta (ANTARA) - Festival pemberdayaan usaha MitMe Fest 2026 menghadirkan ekosistem terpadu bagi UMKM melalui asesmen bisnis, sertifikasi halal, dan workshop kreatif untuk mendorong akselerasi usaha menuju pertumbuhan berkelanjutan dan berdaya saing.
"Mitme Fest 2026 menghadirkan ekosistem terintegrasi bagi 23 UMKM pilihan dari asesmen bisnis, sertifikasi halal, hingga workshop kreatif gratis," kata Penanggung Jawab MitmeFest 2026, yang sekaligus General Manager PT Kreasi Pena Indonesia, Vanie Elsis Mariana dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.
MitMe Fest 2026 merupakan sebuah festival pemberdayaan usaha yang menjadi episentrum bagi pelaku usaha lokal untuk mentransformasikan bisnis mereka menjadi lebih baik dan berkelanjutan.
Festival tersebut digelar oleh MitMe.id sebagai mentor digital dan AI bagi UMKM Indonesia, yang secara resmi menginisiasi program untuk mendorong pelaku usaha naik kelas sekaligus meningkatkan omzet.
Mengusung tema “Cerita Lokal, Karya Nusantara”, MitMe Fest 2026 berlangsung pada 24–26 April 2026 di Melting Pop, M Bloc Space, Jakarta Selatan.
Vanie menyampaikan kegiatan itu hadir bukan sekadar pameran produk, melainkan menjadi ekosistem terintegrasi yang mempertemukan pelaku usaha, konsumen, komunitas, dan pemangku kepentingan dalam satu ruang kolaborasi dinamis.
“Festival ini bertujuan memberikan solusi nyata agar UMKM dapat berkembang, beradaptasi dengan era digital, dan mencapai pertumbuhan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Vanie, akselerasi bisnis UMKM dilakukan melalui pendekatan holistik, di mana peserta MitMe Fest 2026 mendapatkan akses langsung ke berbagai program pengembangan yang strategis dan berorientasi pada hasil nyata.
Salah satu program utama adalah asesmen level usaha UMKM, yang membantu pelaku usaha memahami posisi bisnis saat ini sekaligus merumuskan arah strategis untuk melakukan scale up dan memperluas pasar.
Selain itu, tersedia konsultasi bisnis eksklusif bersama Founder MitMe melalui sesi tatap muka mendalam guna membahas tantangan nyata, mulai dari strategi pemasaran, efisiensi operasional, hingga perencanaan pertumbuhan jangka panjang.
Baca juga: Platform solusi keuangan jangkau 250 ribu UMKM RI, dorong inklusivitas
Baca juga: Pertamina: Pemberdayaan UMKM jadi strategi ciptakan keberlanjutan
Baca juga: Sinyal “habis gelap terbitlah terang” bagi UMKM Indonesia
MitMe Fest 2026 diikuti oleh 23 UMKM pilihan yang merupakan binaan mitra strategis lintas sektor, guna memperkuat kapasitas usaha sekaligus mendorong pertumbuhan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Sejumlah mitra seperti BNI, Bank Mandiri, Jamkrindo, InJourney Airports, JNE, hingga Waringin Hospitality turut berperan dalam memperkuat ekosistem UMKM dari sisi pembiayaan, pendampingan, hingga distribusi.
Selain itu, para pelaku UMKM juga difasilitasi sertifikasi halal gratis sebagai bentuk komitmen MitMe dalam meningkatkan daya saing produk agar mampu menembus pasar yang lebih luas.
Upaya ini sekaligus mendukung UMKM dalam memenuhi standar kualitas yang relevan, baik untuk pasar domestik maupun global, sehingga produk yang dihasilkan semakin kompetitif.
Tak hanya itu, MitMe Fest 2026 juga menghadirkan workshop interaktif dan kreatif yang dapat diikuti secara gratis oleh peserta dan pengunjung sebagai bagian dari pengalaman belajar yang inklusif dan aplikatif.
"Pada Mitme Fest 2026, para peserta juga akan diberikan workshop merangkai bunga guna mengasah kepekaan estetika dan keterampilan tangan mereka dalam mengembangkan usaha," katanya.
Baca juga: Maruarar tekankan pemberdayaan UMKM di lokasi penataan kawasan kumuh
Baca juga: UMKM pengguna EV harus dilindungi jika pajak diterapkan
Baca juga: BRI berdayakan 43.789 klaster usaha lewat program "Klasterku Hidupku"
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Indra Arief Pribadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































