Pram sampaikan duka cita pada pengendara mobil yang tewas saat macet

2 weeks ago 14

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya seorang pengemudi mobil di tengah kemacetan akibat banjir pada Kamis (22/1).

Innalillahi wa innaillaihi raji'un. Terus terang saya berduka untuk itu. Dan saya tadi sudah memerintahkan kepada Dinas Kesehatan untuk mendata, mencari tahu bagaimana proses meninggalnya,” ujarnya di Jakarta Utara, Jumat.

Dari informasi yang dia peroleh, pengemudi mobil itu meninggal ketika terjadi kemacetan yang disebabkan karena banjir.

Sebagai upaya menekan kemacetan di Jakarta, Pramono pun mengerahkan seluruh jajarannya untuk bersama-sama menangani hal itu.

Baca juga: Banjir Jakarta, perusahaan diimbau WFH

Baca juga: Banjir Jakarta, Transjakarta berhenti operasi di tiga area

Ia juga telah memerintahkan kepada seluruh dinas terkait seperti Dinas Bina Marga, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan hingga Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk saling bahu-membahu mengatasi banjir dan kemacetan.

“Sehingga dengan demikian, urusan kemacetan memang menjadi perhatian, makanya kenapa saya mengizinkan dilakukan 'Work From Home' maupun 'School From Home'. Itu untuk mengatasi itu,” kata Pramono.

Sebelumnya, seorang pria pengendara mobil berinisial AR (51) ditemukan tewas dalam mobilnya di tengah kepadatan lalu lintas Jalan Layang (Flyover) Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis siang.

Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan mengatakan bahwa insiden itu bermula pada pukul 13.00 WIB saat tiba-tiba mobil korban mogok.

"Jadi tadi sekitar jam 1 (siang) ada saksi di bengkel mobil sempat melihat korban mengendarai mobil terus tiba-tiba berhenti di tengah jalan. Kemudian saksi ini memberitahu kepada anggota Satlantas," ujar Alex.

Baca juga: Antisipasi cuaca ekstrem, DKI lakukan OMC hingga 27 Januari

Baca juga: Banjir Jakarta, diberlakukan WFH dan PJJ

Petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) pun mendatangi lokasi dan memeriksa mobil korban yang beralamat di Penjaringan, Jakarta Utara itu.

"Kemudian anggota Lantas membantu dorong mobil tersebut. Namun (mobil korban) direm tangan, sempat diketuk kacanya (mobil) namun tidak direspon," ujar Alex.

Petugas pun berinisiatif membuka pintu mobil dan menemukan korban tengah tertunduk di depan kemudi.

"Jadi, kaus abu-abu dan celana jins biru, dia menunduk. Terus pas dicek denyut nadinya korban ini sudah tidak berdetak," kata Alex.

Korban pun telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk pemeriksaan lebih lanjut.."Sudah kita serahkan ke RSCM," katanya.

Baca juga: Hujan sangat lebat berpotensi guyur Jakarta hingga 24 Januari 2026

Baca juga: Pompa dimaksimalkan untuk tangani banjir di Jakarta

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |