Bandarlampung (ANTARA) - Polresta Bandar Lampung mendapatkan tambahan sarana operasional berupa kendaraan ramah lingkungan serta alat material khusus (almatsus) guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan dari Mabes Polri.
"Kendaraan tersebut merupakan dukungan langsung dari Mabes Polri untuk meningkatkan kinerja satuan di lapangan," kata Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, di Mapolresta Bandarlampung, Rabu.
Dia menyampaikan bahwa satu unit mobil ramah lingkungan atau kendaraan listrik itu dilengkapi dengan berbagai fitur pendukung, seperti lampu light bar, running text untuk penyampaian informasi kepada masyarakat, bemper depan, wrapping oracal, serta charger mobil untuk pengisian daya.
"Kendaraan tersebut diperuntukkan khusus untuk mendukung kegiatan Pamapta," kata dia.
Selain kendaraan operasional, ia juga mengatakan Polresta Bandarlampung juga menerima 1 (satu) paket Task Kit Pamapta yang terdiri dari senter besar, senter multifungsi, insulok atau kabel ties, police line, alat pemadam api ringan (APAR), perlengkapan P3K, pengeras suara (TOA), serta jas hujan.
"Pada kesempatan ini saya juga menyerahkan almatsus kepada Satuan Intelkam Polresta Bandarlampung yang merupakan hibah dari pemerintah kota guna mendukung tugas operasional dan peningkatan kemampuan deteksi dini di lapangan," kata dia.
Menurutnya, dengan adanya penambahan kendaraan operasional serta almatsus ini, diharapkan Pamapta dan Intelkam Polresta Bandarlampung semakin optimal dalam melaksanakan tugas.
"Kami juga harap petugas di lapangan lebih responsif terhadap laporan masyarakat, serta mampu menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polresta Bandarlampung," kata dia.
Baca juga: Polri nilai putusan MK beri kepastian hukum polisi di jabatan sipil
Baca juga: Kakorlantas perintahkan antisipasi travel dadakan jelang Lebaran
Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































